Wali Kota Imbau Pedagang Pasar Tasik Tak Berjualan di Trotoar

Wali Kota Jakarta Pusat imbau pedagang Pasar Tasik tak lagi berjualan di pinggir trotoar.

Wali Kota Imbau Pedagang Pasar Tasik Tak Berjualan di Trotoar
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Setelah sebanyak 800 pedagang Pasar Tasik direlokasi ke lahan di Jalan Cideng Timur sejak Kamis (12/4) lalu, Wali Kota Jakarta Pusat imbau para pedagang untuk tak lagi berjualan di pinggir trotoar. 

Setelah sebanyak 800 pedagang Pasar Tasik direlokasi ke lahan di Jalan Cideng Timur sejak Kamis (12/4/2018) lalu, Wali Kota Jakarta Pusat imbau para pedagang untuk tak lagi berjualan di pinggir trotoar.

Hal itu guna menanggapi keluhan masyarakat terkait kemacetan yang terjadi di Jalan Jati Bunder lantaran oara pedagang yang biasanya berjualan menggunakan mobil tersebut menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

"Kami telah merelokasi pedagang Pasar Tasik, sekitar 800 pedagang dipindah ke lahan milik swasta di Jl Cideng Timur, Gambir," kata Mangara saat dikonfirmasi, Senin (16/4).

Mangara mengatakan para pedagang Pasar Tasik menempati lahan seluas 1,5 hektar yang merupakan milik swasta. Lahan tersebut dipakai dengan sistem sewa selama 1 tahun ke depan.

"Mereka sudah kami pertemukan dengan pemilik lahan dan sudah mengontrak selama satu tahun kedepan, dengan begitu tidak boleh ada lagi yang berdagang di jalanan," katanya.

Sejak Kamis (12/4) para pedagang Pasar Tasik telah menempati lahan di Jl Cideng Timur. Mereka biasanya berdagang hanya pada hari Senin dan Kamis.

"Mereka tidak boleh lagi berdagang di jalanan. Kalau masih tetap membandel terpaksa akan ditertibkan," ujar Mangara.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved