VIDEO: Pedagang Pasar Kemiri Muka Depok Unjuk Rasa Tolak Penggusuran

Lalu kenapa lahan kami dieksekusi begitu saja, tanpa ada pembicaraan dan dialog sebelumnya," kata Luluh.

Ratusan pedagang Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Senin (16/4/2018) siang.

Mereka menolak rencana eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka oleh PN Depok, yang dijadwalkan 19 April mendatang.

Eksekusi lahan dilakukan karena PN Cibinong memenangkan PT Petamburan Jaya Raya dalam sengketa kepemilikan lahan Pasar Kemiri Muka, dengan Pemkot Depok. Atas dasar itu PN Cibinong mendelegasikan eksekusi lahan ke PN Depok.

Ratusan pedagang Pasar Kemiri Muka mulai berunjuk rasa menolak eksekusi lahan pasar, di depan PN Depok sejak pukul 09.40.

Para pedagang baik perempuan atau laki-laki membawa berbagai spanduk dan poster yang isinya meminta rencana eksekusi lahan dibatalkan.

Sejumlah perwakilan pedagang kemudian bergantian melakukan orasi.

Para pedagang juga memberikan berbagai sayuran diatas tampah dan diberikan ke PN Depok, yang diterima pihak petugas keamanan.

Sayuran diatas tampah sebagai simbol penolakan mereka atas rencana eksekusi lahan.

Luluh, salah seorang pedagang mengatakan ribuan pedagang di Pasar Kemiri Muka dengan tegas menolak rencana eksekusi lahan dan akan melakukan perlawanan dengan sekuat tenaga, jika PN Depok benar-benar akan melakukan eksekusi lahan 19 April mendatang.

Menurutnya tidak adanya dialog dan pembicaraan antara PT Petamburan selaku pemenang sengketa lahan dengan para pedagang semakin membulatkan tekad pedagang menolam rencana eksekusi.

"Hampir seluruh pedagang sudah berjualan di Pasar Kemiri Muka selama puluhan tahun. Lalu kenapa lahan kami dieksekusi begitu saja, tanpa ada pembicaraan dan dialog sebelumnya," kata Luluh.

Karenanya pada pekan lalu, para pedagang melalui kuasa hukum mereka mengajuka gugatan pihak ketiga atau Derden Verzet atas putusan PN Cibinong ke PN Depok yang memenangkan PT Petamburan atas sengketa lahan pasar Kemiri Muka.

"Saat ini kami masih melakukan perlawanan hukum. Karenanya rencana eksekusi lahan harus dibatalkan lebih dulu," kata Luluh.

Dalam aspirasi pedagang bersama komponen dan komunitas Pasar Kemiri Muka, perwakilan unjuk rasa menyampaikan delapan sikap ke Pengadilan Negeri Depok, terkait rencana eksekusi lahan itu.

Delapan aspirasi itu dibacakan perwakilan pedagang dengan pengeras suara di halaman PN Depok.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help