WartaKota/
Home »

Video

VIDEO: Komplotan Pembobol Kartu Kredit Raup Rp 500 Juta, Modalnya Cuma Sejuta

Jumlah keuntungan yang dia raup sudah mencapai lebih dari Rp 500 juta,” jelasnya.

“Dengan data yang sudah didapatkan oleh tersangka NM, maka tersangka mampu menjawab pertanyaan dari pihak bank. Termasuk data nama orangtua maupun tanggal lahir,” katanya.

Lalu, lanjut Abdul, setelah lolos verifikasi oleh pihak bank maka tersangka mendapatkan OTP (One Time Password).

Kemudian NM meminta kepada customer service Bank untuk menerbitkan kartu kredit baru. Lau tersangka meminta agar kartu tersebut dikirim ke alamat rumah tersangka.

“Satu minggu kemudian kartu diantar ke alamat yang tersangka minta. Barulah tersangka NM dan A melakukan transaksi tarik tunai ataupun online dengan menggunakan kartu kredit tersebut,” jelasnya.

Baca: Honda Vario Baru Tanpa Selahan, Awas Aki Soak

Sedangkan, untuk modus kedua, setelah mendapatkan data nasabah, NM dan AN memfilter data yang sudah dibeli untuk mengetahui data nasabah yang masih aktif.

Kemudian tersangka NM menghubungi korban dengan mengaku sebagai pihak Bank dan memberitahukan bahwa kartu kredit milik korban sedang mengalami kerusakan.

“Lalu korban diminta menyebutkan ATP tiga digit angka yang ada di belakang kartu. Serta tanggal kadaluwarsa kartu kredit milik korban,” jelasnya.

Setelah tersangka menguasai data kartu kredit milik korban, tersangka menggunakan data kartu kredit tersebut untuk transaksi tunai maupun online.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Humas PMJ, AKBP I Gede Nyeneng menyebut kasus tersebut terungkap setelah salah satu bank melapor ke PMJ atas adanya pembobolan data nasabah kartu kredit pada Maret 2018 lalu.

Kemudian, anggota melakukan penyelidikan. Para pelaku pun berhasil menangkap para pelaku di dua tempat. Yaitu di daerah Palembang dan Bogor, pada Selasa (3/4/2018).

“Pelaku mengaku telah melakukan pembobolan sebanyak 20 kali. Kebanyakan untuk membeli pulsa dan barang-barang dari situs online. Jumlah keuntungan yang dia raup sudah mencapai lebih dari Rp 500 juta,” jelasnya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help