Krisis Suriah

Rusia Ngga Balas Serangan AS di Suriah, Ini Alasannya

AS dan sekutunya telah memilih target mereka secara hati-hati untuk menjaga situasi kawasan tetap terjaga.

Rusia Ngga Balas Serangan AS di Suriah, Ini Alasannya
AFP/Handout/Str
DALAM foto yang dirilis oleh militer Suriah Sabtu (14/4/2018), terlihat sistem pertahanan serangan udara mereka berusaha menghalau rudal yang ditembakkan Amerika Serikat dan sekutunya. 

AMERIKA SERIKAT (AS) dan sekutunya, Perancis dan Inggris, telah melancarkan serangan ke Suriah, dan Presiden AS Donald Trump menyebut serangan itu "misi sudah terlaksana".

Lantas, apa yang bakal dilakukan Rusia mengingat Suriah merupakan salah satu sekutu utama mereka di Timur Tengah?

Dilansir kantor berita AFP Sabtu (14/4/2018) waktu setempat, sejumlah pakar menyatakan, kecil kemungkinan Kremlin bakal merespon dengan menggelar operasi militer.

Baca: Ini Foto Satelit Kondisi Target Pascaserangan Udara AS, Suriah Bantah

Seperti yang diutarakan oleh editor majalah Russia in Global Affairs, Fyodor Lukyanov. Dia berujar, kans Washington dan Moskwa saling berhadapan kecil.

"Seperti yang sudah saya duga, tujuan utama serangan ini merupakan ajang unjuk kekuatan," kata Lukyanov sebagaimana dikutip dari TASS.

Dia melanjutkan, AS dan sekutunya tersebut telah memilih target mereka secara hati-hati untuk menjaga situasi kawasan tetap terjaga.

Pendapat yang sama juga disuarakan Alexei Malashenko, kepala peneliti di Institut Dialog Peradaban Moskwa. Sejauh ini, serangan tersebut tidak menimbulkan kerusakan maupun korban dari pihak Rusia.

"Semua orang percaya kalau mengerahkan militer sangatlah berbahaya," tuturnya.

Baca: Tim Penyelidik Senjata Kimia Tiba di Douma, Suriah Janjikan Bebas Tekanan

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help