WartaKota/
Home »

Depok

PN Depok Sebut Eksekusi Lahan Pasar Kemiri Muka Bisa Ditunda

Ketua PN Depok Sobandi menyatakan masih ada kemungkinan eksekusi lahan ditunda sesuai permintaan para pedagang Pasar Kemiri Muka.

PN Depok Sebut Eksekusi Lahan Pasar Kemiri Muka Bisa Ditunda
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ratusan pedagang Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Senin (16/4/2018) siang. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Terkait rencana eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka oleh Pengadilan Negeri (PN) Depok, yang dijadwalkan Kamis 19 April mendatang, Ketua PN Depok Sobandi menyatakan masih ada kemungkinan eksekusi lahan ditunda sesuai permintaan para pedagang Pasar Kemiri Muka.

Hal itu dikatakan Sobandi usai auidiensi dengan lima perwakilan para pedagang Pasar Kemiri Muka, yang berunjuk rasa di halaman PN Depok, Senin (16/4/2018).

"Jadi pengadilan sudah menetapkan bahwa eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka akan dilakukan Kamis 19 April 2018. Tetapi Kamis nanti itu, baru akan ditentukan detiknya apakah ditunda atau tidak. Karena kita punya bahan pertimbangan untuk menentukannya sampai Kamis nanti atau di hari eksekusi," kata Sobandi kepada wartawan di PN Depok, Senin (16/4/2018).

Ia menuturkan dalam audiensi dengan perwakilan pedagang Pasar Kemiri Muka, diketahui bahwa mereka meminta eksekusi lahan ditunda sampai gugatan pihak ketiga atau Derden Verzet yang diajukan pedagang ke PN Depok, atas putusan sengketa lahan dan rencana eksekusi, diputuskan.

"Minggu depan gugatan Derden Verzet pedagang disidangkan. Majelis hakimnya sudah ditunjuk," kata Sobandi.

Ia menjelaskan sejumlah bahan pertimbangan pihaknya, untuk menentukan apakah eksekusi ditunda atau tidak, yakni mulai dari faktor keamanan, masukan dari berbagai pihak termasuk Wali Kota Depok, gugatan pihak ketiga atau Derden Verzet yang diajukan pedagang ke PN Depok, hingga permohonan dan aspirasi pedagang.

"Untuk keamanan kami akan berdasarkan dari laporan Polres Depok, apakah pada Kamis nanti itu, kondusif atau tidak dilakukan eksekusi," kata Sobandi.

Selain itu gugatan Derden Verzet pedagang juga menjadi salah satu pertimbangan pihaknya.

"Gugatan Derden Verzet itu, tidak menghentikan atau membatalkan eksekusi. Tapi menjadi pertimbangan ketua pengadilan apakah akan ditunda atau tidak eksekusinya, termasuk faktor keamanan tadi," kata Sobandi.

Mengenai masukan dan usulan dari Wali Kota Depok agar eksekusi ditunda, hal itu kata Sobandi adalah hal yang wajar. 

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help