Pengedar Narkoba Kelas Kakap Tewas Ditembak Polisi

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat terpaksa menembak pengedar sabu-sabu kelas kakap.

Pengedar Narkoba Kelas Kakap Tewas Ditembak Polisi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wakapolres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Arie Ardian 

WARTA KOTA, SENEN---Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat terpaksa menembak pengedar sabu-sabu kelas kakap berinisial T (34) lantaran nekat melakukan perlawanan saat polisi meminta menunjukkan kediaman rekannya.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Arie Ardian menceritakan pengungkapan jaringan narkoba berawal dari penangkapan dua orang wanita berinisial EF (55) dan BD (48) yang menjadi pengedar narkoba berjenis sabu-sabu.

Baca: Kasus Narkoba, Mantan Anggota Komisi III DPR Ditangkap Polisi

"Dari tangan pelaku EF kami menyita sabu-sabu seberat 0,69 gram. Lalu, dari pelaku BD kami amankan sebanyak 1,3 gram sabu-sabu," kata Arie kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Penyidikan kembali berlanjut. Hasil interogasi mengarah kepada sosok pemasok barang haram kepada dua wanita yang sudah memiliki cucu tersebut. Orang itu berinisial T.

"Kami mengamankan T pada Kamis (12/4/2018) di kos yang berada di Jalan Utan Panjang, Kemayoran. Dari tangan pelaku, kami menyita sebanyak kurang lebih 104 gram sabu-sabu yang disimpan di dasboard mobil BMW bernomor polisi B 888 RDI," katanya.

Baca: Jokowi: Percuma Pintar Kalau Kena Narkoba, Enggak Ada Artinya

Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus. Berdasarkan hasil interogasi, T mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari pemasok besar berinisial ACE (DPO).

"Lalu kami mendapatkan petunjuk bahwa ACE berada di wilayah Kemayoran pada Senin dini hari tadi. Kami membawa serta tersangka T untuk menunjukkan lokasi ACE," kata Arie.

Namun, saat di lokasi, T nekat melawan dengan cara berusaha merebut senjata petugas. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan cara menembak pelaku.

Baca: Sesumbar Kebal Hukum, Pengguna Narkoba Ini Justru Ditangkap Polisi

"Tersangka T terkena peluru yang bersarang di daerah dada. Kemudian kami rujuk di IGD RS Polri Kramatjati. Namun yang bersangkutan tidak bisa tertolong. Ini merupakan bagian dari tindakan tegas kami bagi para pengedar narkoba," katanya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help