WartaKota/

PAN Bakal Nasihati Pihak-pihak yang Ingin Polisikan Amien Rais karena Sebut Partai Setan

Sehingga, menurutnya tidak berdasar bila ada pihak-pihak yang ingin melaporkan Amien Rais ke kepolisian atas dasar tausiah tersebut.

PAN Bakal Nasihati Pihak-pihak yang Ingin Polisikan Amien Rais karena Sebut Partai Setan
The Jakarta Post/Dhoni Setiawan
Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais (tengah) memberikan keterangan pers terkait namanya yang disebut menerima aliran dana, dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan, di kediamannya di Kompleks Taman Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017). Amien Rais mengaku menerima Rp 600 juta dari bantuan dana operasional dari Soetrisno Bachir, bukan dari aliran dana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan yang menyeret mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. 

ANGGOTA Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo meminta pihak-pihak yang berniat melaporkan Amien Rais karena menyebut partai Allah dan partai setan, mencermati lebih jauh isi tausiah mantan Ketua MPR tersebut.

Drajad mengatakan, dengan memahami tausiah yang disampaikan, akan terlihat jelas bahwa Amien Rais tidak mendikotomikan partai politik menjadi partai Allah dan partai setan.

“Setelah Salat Subuh tersebut Amien Rais membantah mengatakan bahwa ada partai Allah versus partai setan. Bukan partai, tapi cara berpikir. Bila mengikuti cara berpikir setan akan merugi, dan bila mengikuti kehendak Allah akan menang,” jelas Drajad.

Baca: Gencar Keluarkan Pernyataan yang Jadi Perbincangan Publik, Amien Rais Dinilai Bisa Jadi Capres

“Mereka yang rajin membaca Alquran pasti paham apa yang disampaikan beliau, karena makna hizbullah dan hizbusy-syaithon memang berasal dari Alquran,” ujar Drajad melalui pesan singkat, Senin (16/4/2018).

Sehingga, menurutnya tidak berdasar bila ada pihak-pihak yang ingin melaporkan Amien Rais ke kepolisian atas dasar tausiah tersebut.

Ia juga mengimbau kepolisian cermat membaca tausiah Amien Rais.

Drajad juga berencana melakukan tindakan persuasif dan memberi penjelasan soal tausiah Amien Rais tersebut kepada pihak yang akan melaporkannya.

Baca: Amien Rais Sebut Ada Partai Allah dan Partai Setan, Romahurmuziy: Pemimpin Harusnya Makin Bijak

“Kami akan menasihati pihak yang akan melaporkan, supaya mencermati terlebih dahulu fakta hukumnya. Jangan sampai ada yang menafsirkan ucapan beliau terlalu jauh, sehingga memfitnah dan justru itu yang melanggar hukum,” tuturnya.

“Kami akan lihat perkembangannya dan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan tindakan hukum balasan,” sambungnya.

Tausiah Amien Rais disampaikan usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018) pagi.

Kemudian pada Minggu (15/4/2018), kelompok yang menamakan diri Cyber Indonesia melaporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya, karena menilai tausiah Amien Rais itu menebar ujaran kebencian. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help