Kericuhan Suporter Arema

Mario Gomez: Persib Harusnya Menang

Akibat kerusuhan tersebut, tim Persib harus menunggu hingga pukul 11 malam untuk bisa keluar dari Stadion Kanjuruhan.

Mario Gomez: Persib Harusnya Menang
persib.co.id
Pelatih Persib Mario Gomez memegangi keningnya yang berdarah terkena lemparan benda dalam kericuhan pertandingan Persib melawan Arema semalam. 

WARTA KOTA.COM,MALANG - Meski terkena lemparan di pelipis saat terjadi kericuhan, PelatihPersib Bandung Mario Gomez menilai, tim asuhannya seharusnya bisa meraih kemenangan dalam laga panas di kandang Arema FC pada lanjutan Liga 1, Minggu 15 April 2018.

Tetapi Gomez merasa harus puas meraih satu poin dalam laga yang berakhir dengan skor 2-2 dan diwarnai kericuhan penonton tersebut.

Dalam pengamatan pelatih asal Argentina itu, Persib layak menang atas Arema FC.

Beberapa kali Gomez melihat anak asuhnya dirugikan oleh keputusan wasit.

Salah satuya ketika Jonathan Bauman tidak mendapat hadiah penalti setelah dijatuhkan bek Arema, Arthur Cunha, di dalam kotak penalti.

Baca: Mario Gomez Tuntut Tindakan Tegas PSSI atas Kerusuhan di Malang

"Saya kira, kita mendapat penalti saat Bauman dijatuhkan. Mungkin kita bisa menang 3-1. Tapi hasil akhir imbang," kata Gomez yang mendapat perawatan usai laga akibat lemparan batu dari oknum suporter tuan rumah.

Menyoal gol kedua Arema, Gomez menilai hal itu tidak perlu terjadi. Namun demikian, gol tersebut merupakan pelajaran berharga buat anak asuhnya.

Pelatih berusia 61 tahun itu mengaku, pemain belakangnya masih perlu banyak jam terbang untuk lebih baik ke depannya.

"Kita butuh pengalaman lebih. Sebab, gol terakhir mereka (Arema FC) berawal dari kurangnya pemahaman, pengalaman dari beberapa pemain kita," tutup Gomez

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help