Home »

Bisnis

» Mikro

Kementerian Perhubungan Memberikan Waktu kepada Go-Jek dan Grab Daftar Perusahaan Transportasi

Kementerian Perhubungan memberikan waktu kepada Go-Jek dan Grab untuk mendaftar sebagai perusahaan transportasi.

Kementerian Perhubungan Memberikan Waktu kepada Go-Jek dan Grab Daftar Perusahaan Transportasi
Warta Kota/Anggi Lianda Putri
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

WARTA KOTA, PALMERAH---Kementerian Perhubungan memberikan waktu kepada perusahaan aplikator (Go-Jek dan Grab) untuk mendaftar sebagai perusahaan transportasi.

Pemerintah mengakui masih ada beberapa regulasi yang perlu dibicarakan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, masih memberikan waktu para apikator untuk berduksi terlebih dahulu.

Baca: Go-Jek Dapat Suntikan Dana Ratusan Miliar Lagi, Kali Ini Dari Allianz

"Kami akan diskusi supaya jangan merasa kami memaksakan sesuatu kehendak tertentu," kata Budi, Senin (16/4/2018).

Pembicaraan tersebut terkait syarat-syarat, termasuk didalamnya berkaitan dengan persentase kepemilikan asing di perusahaan di transportasi.

Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal atau sering dikenal dengan aturan Daftar Negatif Investasi (DNI) disebutkan penanaman modal asing di bidang usaha angkutan darat tidak dalam trayek hanya diizinkan maksimal 49 persen saja.

Sementara untuk angkutan taksi berbasis aplikasi diperkirakan sebagian besar investasi berasal dari asing.

Baca: Grab Jamin Pengemudi Uber-Uber X di luar Jakarta dan Jakarta Dapat Daftar Secara Daring

Maka dari itu, Budi akan memanggil para aplikator untuk membicarakan lebih lanjut terkait hal ini.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help