WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kampung Akuarium, Ada Beberapa Syarat Mendapatkan Jatah Shelter

Dharma Diani, Korwil Kampung Akuarium, mengakui adanya warga yang masih bertahan di tenda pengungsi.

Kampung Akuarium, Ada Beberapa Syarat Mendapatkan Jatah Shelter
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Suasana Shelter penampungan warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN----Dharma Diani, Korwil Kampung Akuarium, mengakui adanya warga yang masih bertahan di tenda pengungsi.

Hanya saja ada beberapa dari mereka yang tinggal di tenda pengungsi bukan warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, 

Baca: Ana Belum Mendapatkan Shelter di Kampung Akuarium Jakarta Utara

"Ada lebih dari 10 kepala keluarga yang tinggal di dalam tenda tetapi hanya dua kepala keluarga tersisa yang berhak masuk shelter. Sisanya ini ada beberapa orang dari luar Kampung Akuarium dan mereka yang sudah dapat rusun tapi masih ingin shelter," kata Diani, Senin (16/4/2018)

Menurut Diani, ada beberapa syarat untuk mendapat jatah shelter yakni diutamakan pemilik bangunan, bertahan di atas puing-puing bangunan hingga memiliki KTP warga Kampung Akuarium.

"Jadi ada yang sudah dapat rusun, tapi masih ingin dapat di sini (shelter). Mereka main dua kaki. Ingin shelter tapi enggak mau melepas rusun. Dua tahun penggusuran, enggak menutup kemungkinan ada orang luar mendirikan bedeng," katanya.

Sedangkan Depika Romadi, Lurah Penjaringan, mengatakan, saat ini warga yang menetap di tenda pengungsi hanya tinggal segelintir saja. Sementara mereka yang asli warga Kampung Akuarium hanya tinggal dua kepala keluarga saja.

"Yang asli warga Kampung Akuarium ada dua orang atas nama Pak Musropal dan Pak Jamal dan sudah mendapatkan unit. Tapi dia belum pindah ke rusun karena tidak enak sama teman-temannya yang lain," katanya.

Baca: Anies Baswedan Pastikan Semua Warga Kampung Akuarium Sudah Dapat Shelter

Adapun empat kepala keluarga lainnya tidak dapat unit shelter karena berbagai alasan seperti Ibu Upi yang tidak punya bangunan di Kampung Akuarium hingga kartu identitasnya yang berasal dari Banjarmasin.

"Ibu Uun itu enggak dapat. Pak Muin dan Pak Jupri sudah dapat rusun dan ditempati anaknya. Waktu itu juga sudah diberikan pilihan, kalau mau dapat shelter, urus surat pencabutan rusun di Dinas Perumahan," katanya.

Baca: PLN Pasang Aliran Listrik di Sejumlah Shelter Kampung Akuarium

Jumlah shelter untuk warga Kampung Akuarium adanya sebanyak tiga unit. Masing-masing shelter jumlah unitnya berbeda-beda satu sama lain yakni 38 unit untuk shelter A, 28 unit untuk Shelter B, dan 24 unit untuk Shelter C.

Total dari 90 unit tersebut sudah ditempati oleh sebanyak 88 KK warga Kampung Akuarium. Sementara dua unit lainnya masih menunggu mereka yang berhak namun belum memanfaatkan fasilitas tersebut.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help