Home »

News

» Jakarta

Sebut Kebijakan Ahok Menekan Rakyat Kecil, Anies : Betul Enggak?

Anies Baswedan terlihat sedang berbicara di sebuah pondok pesantren dan menceritakan kebijakannya di Jakarta saat menjadi Gubernur.

Sebut Kebijakan Ahok Menekan Rakyat Kecil, Anies : Betul Enggak?
WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi Kampung Akuarium di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (14/4/2018). 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terlihat sedang berbicara di sebuah pondok pesantren dan menceritakan kebijakannya di Jakarta saat menjadi Gubernur.

Dalam video yang disebarkan netizen di sosial media tersebut, Anies membahas terkait kebijakan mantan Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang melarang motor lewat di kawasan Sudirman-Thamrin.

Orang nomer satu di DKI Jakarta tersebut sedang berbicara di pondok pesantren Al-Iqton yang terletak di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

"Kemarin ramai tuh Bapak, Ibu. Ketika motor diijinkan lewat Sudirman-Thamrin. Jalan Sudirman-Thamrin itu motor mau dilarang. Kenapa motor di larang? Bikin macet. Memang kalau mobil enggak bikin macet gitu? Lah wong sama-sama bikin macet kok dilarang," ujar Anies dari atas podium.

Baca: Anies Baswedan Meledek Gedung di Sudirman-Thamrin yang Masih Pakai Teknologi Kuno

Anies mempertanyakan mengapa motor harus dilarang masuk kawasan tersebut sedangkan mobil dan motor sama-sama membuat macet.

"Mobil bikin macet, motor juga bikin macet. Kalau enggak mau macet itu naik bis. Ini namanya yang kecil ditekan, yang besar dibebaskan," sambungnya.

Dirinya pun menyebutkan bahwa kebijakan yang dibuat oleh Ahok menekan rakyat kecil dan lebih berpihak kepada orang besar.

"Motor dilarang, mobil boleh. Ini namanya yang kecil ditekan, yang besar dibebaskan. Betul enggak?" ungkapnya. (m-14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help