PLN Sebut Bekas Galian Kabel yang Sebabkan Truk Terguling di Permata Hijau Bukan di Bahu Jalan

Masyarakat diminta ikut mengawasi pekerjaan penggalian yang dilakukan oleh vendor PLN agar dalam pelaksanaannya tidak mengganggu kepentingan umum.

PLN Sebut Bekas Galian Kabel yang Sebabkan Truk Terguling di Permata Hijau Bukan di Bahu Jalan
Sebuah Dump Truk terguling di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Rabu (11/4). (Foto: Istimewa) 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA -- Sejumlah pemberitaan menayangkan sebuah Dump Truk terguling di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Rabu (11/4).

Berita ini kemudian menjadi ramai karena truk terguling diduga terperosok di bekas galian kabel listrik milik PLN.

Sejumlah pihak menilai, vendor dari PLN tidak bekerja secara serius hingga bekas galian mudah runtuh dan membahayakan pengguna lalu lintas.

Bekas galian proyek PLN di Permata Hijau yang disebut-sebut membuat sebuah Dump Truk terguling, Rabu (11/4). (Foto: Istimewa)
Bekas galian proyek PLN di Permata Hijau yang disebut-sebut membuat sebuah Dump Truk terguling, Rabu (11/4). (Foto: Istimewa) ()

Namun, pihak PLN dalam pernyataannya kepada Warta Kota terkesan membantah mengenai tudingan itu.

Menurut Suherman selaku Deputi Manajer Hukum dan Komunikasi PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), galian Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 Kv tersebut merupakan proyek yang dilakukan PLN UIP JBB untuk menghubungan Gardu Induk Pasangan Dalam atau Gas Insulated Substation (GIS) Senayan-New Senayan.

Adapun, menurutnya, pekerjaan itu dilakukan demi meningkatkan keandalan listrik di wilayah Jakarta khususnya di sekitar lokasi pembangunan.

"Pengerjaan dilakukan oleh PLN UIP JBB dan bekerja sama dengan pihak vendor. (galian) telah ditutup pada pekan pertama Maret 2018," kata Suherman melalui pesan tertulisnya, Minggu (15/4).

Pernyataan ini sekaligus dikatakannya untuk menanggapi berita Warta Kota yang terbit pada Kamis lalu.

Ia menambahkan, proyek galian SKTT itu tidak dilakukan di badan jalan dimana kendaraan melintas.

"Pada saat kejadian, truk melintas keluar dari jalur kendaraan dan melintasi proyek bekas galian yang sudah ditutup. Kondisi tanah saat ditinjau pagi harinya pasca kejadian, adalah kering dan keras, tidak berlumpur maupun licin. Pada hari Kamis (12/4), PLN telah memperbaiki kembali galian," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved