Menhub Sosialisasi Akhir Uji Coba Ganjil Genap di Tol Tangerang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan sosialisasi akhir dalam penerapan aturan nomor ganjil-genap di Tol Tangerang.

Menhub Sosialisasi Akhir Uji Coba Ganjil Genap di Tol Tangerang
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan sosialisasi terakhir sebelum pemberlakuan aturan nomor ganjil-genap di Tol Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG-Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ Kementerian Perhubungan menerapkan kebijakan uji coba nomor ganjil genap di Tol Tangerang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan sosialisasi akhir dalam penerapan aturan ini pada Minggu (15/4/2018).

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Senin (16/4/2018) pada dua ruas tol, yaitu Tol Tangerang 2 Kebon Nanas dan Kunciran 2 Alam Sutera pukul 06.00 - 09.00 WIB.

"Menurut saya ini kegiatan yang cerdas. Dilakukan oleh semua pihak. Ada Pemda dan juga asosiasi lainnya. Ini kerja kita bersama. Saya yakin dengan kita sosialisasi pada hari ini, akan diapresiasi oleh pemerintah," ujar Budi di Tol Kunciran 2, Tangerang, Minggu (15/4/2018).

Orang nomor satu di Kementerian Perhubungan ini juga ditemani oleh dua Kepala Daerah, yaitu Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang Muhammad Yusuf dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Mereka menyapa para pengemudi yang melintas masuk dari arah Tangerang-Jakarta.

Beberapa brosur terkait kebijakan uji coba ganjil genap ini juga diberikan kepada pengendara di depan gerbang Tol.

"Kita tahu hasil yang sudah diterapkan di Bekasi. Volume mobilnya turun banyak mencapai 36 persen, sedangkan kecepatannya naik," ucapnya.

Menurut Budi, ini menujunkan suatu contoh yang baik. Sejumlah pihak pun memberikan apresiasi.

"Caranya kami ingin mengedukasi masyarakat dengan langkah yang baik. Seperti transportasi massal yang diupayakan, sekarang bisa menggunakan BRT," kata Budi.

Budi berharap agar masyarakat bisa beralih ke transportasi massal. Transportasi massal yang sudah disediakan di Tangerang harus dimanfaatin oleh warga.

"Sudah disediakan bus di mal untuk ke Jakarta. Seperti yang ada di Alam Sutera dan Tangcity," ungkapnya.

Ia menyebut kebijakan ganjil genap ini juga hanya diterapkan dalam waktu tiga jam saja. Pihaknya pun akan melakukan analisis, terlebih volume kendaraan di Tangerang tidak terlalu sebanyak di Bekasi.

"Tidak ada sanksi untuk yang melakukan pelanggaran. Kita baik - baik saja mengingatkan," papar Budi.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help