Polisi Ancam Tembak Pelaku Tawuran di Johar Baru

Mendengar kawasan Johar baru mungkin sebagaian orang mengenal sebagai kawaasan yang rawan akan tindak tawuran.

Polisi Ancam Tembak Pelaku Tawuran di Johar Baru
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Polisi menangkap sejumlah pemuda dan barang bukti senjata tajam yang hendak digunakan untuk tawuran. 

Mendengar kawasan Johar baru mungkin sebagaian orang mengenal sebagai kawaasan yang rawan akan tindak tawuran.

Diketahui bahwa pada tahun 2016 di Johar Baru terjadi 33 kali tawuran, sedangkan pada 2017 terjadi 31 kali tawuran dan pada 2018 hingga kini terjadi enam kali tawuran.

Untuk mengantisipasi adanya tawuran di lokasi tersebut, Kepolisian Sektor Johar Baru berencana akan melakukan razia miras disekitar kawasan tersebut.

Pasalnya dikatakan Kapolsek Johar Baru Kompol Maruhun Nababan aksi tawuran kerap kali terjadi karena pengaruh minuman keras sehingga mudah terprovokasi.

"Menjelang Idul Fitri kita lakukan operasi-operasi agar jangan sampai ada peredaran miras. Karena miras itu memengaruhi terjadinya tawuran dan timbulnya korban jiwa," kata Nababan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Sabtu (14/4/2018).

Selain itu pihaknya mengaku tak segan untuk melakukan tindakan tegas kepada para pelaku tawuran yang mengancam warga sekitar ataupun melawan saat ditangkap. Namun tindakan tersebut hanya dilakukan saat anggota Polsek Johar Baru terdesak.

Pihaknya mengaku akan mengantisipasi hal tersebut terutama beberapa bulan lagi memasuki bulan puasa dimana kerap terjadi tawuran menjelang dini hari.

"Yang mengancam jiwa masyarakat dan anggota (Polisi) kita lakukan tindakan tegas, jadi yang mengancam jiwa dan melawan kita lakukan tembak di tempat," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved