WartaKota/

Pilpres 2019

November 2017, Prabowo Subianto Minta Jokowi Meminangnya Sebagai Calon Wakil Presiden

Pria yang akrab disapa Romy tersebut mengungkapkan, hal tersebut diutarakan Prabowo setelah bertemu Jokowi pada November 2017.

November 2017, Prabowo Subianto Minta Jokowi Meminangnya Sebagai Calon Wakil Presiden
Warta Kota/Alex Suban
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Prabowo Subianto di Istana Negara, usai pelantikan Anies-Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. 

WARTA KOTA, SEMARANG - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengungkapkan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat meminta dijadikan calon wakil Presiden Joko Widodo.

Pria yang akrab disapa Romy tersebut mengungkapkan, hal tersebut diutarakan Prabowo setelah bertemu Jokowi pada November 2017. Jokowi bertemu Prabowo sebanyak dua kali pada November 2017.

"Dan pada saat itu Pak Prabowo menyampaikan dalam pertemuan terakhir di Bulan November itu, 'Saya merasa sangat terhormat di akhir perjuangan saya bisa dipinang sebagai wakil presiden'," ungkap Romy di Hotel Patrajasa, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/4/2018).

Baca: Jokowi Lawan Prabowo Subianto Jilid Dua, Sandiaga Uno Ibaratkan Pertarungan David Vs Goliath

Romy mengaku tidak tahu pihak mana yang menginisiasi gagasan tersebut. Romy berkeyakinan, Jokowi yang menggagas pertemuan tersebut.

Namun dirinya mengaku sempat ditanya oleh Jokowi mengenai wacana bersanding dengan Prabowo dalam Pilpres 2019. Saat itu, Romy mengaku langsung menyetujui.

"Saya langsung bilang setuju. Saya pilih setuju karena akan ada aklamasi nasional," ujar Romy.

Baca: Kata Sandiaga Uno, Prabowo Subianto Kurangi Berat Badan Hingga 8 Kilogram

Menurut Romy, bergabungnya dua tokoh ini akan dapat mendamaikan dua kubu yang selalu berseteru. Dirinya berkeyakinan, konflik antara dua kelompok pendukung Jokowi dan Prabowo akan berdamai.

Namun keinginan kedua tokoh tersebut untuk bergabung kandas, setelah tidak mendapatkan dukungan dari partai serta relawan pendukung Jokowi.

"Hanya, kemudian sebulan setelahnya, Bulan Desember, saya bertemu Pak Jokowi. Dan dikatakan sepertinya berat, kenapa? 'Karena ketua umum parpol yang bersama dengan saya yang setuju sejauh ini baru Mas Romy saja. Dan relawan yang setuju hanya 10 persen saja'," papar Romy.

Baca: Bakal Lakoni Leg Kedua Lawan Prabowo Subianto di Pilpres 2019, Ini Komentar Jokowi

Romy mengungkapkan, Prabowo masih menyambut antusias untuk bergabung dengan Jokowi. Dirinya bahkan sempat mengirimkan utusan untuk menanyakan wacana tersebut kepada Jokowi.

"Pak Jokowi kemudian menyampaikan Hari Selasa kemarin, Pak Prabowo masih mengirimkan utusan untuk menanyakan kemungkinan menjadi wapres," tambah Romy.

Namun, menurut Romy, Prabowo membutuhkan jawaban segera dari Jokowi, mengingat partainya, Gerindra, akan melangsungkan Rapat Koordinasi Nasional pada Rabu (11/4/2018) lalu. (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help