Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto: Cap Koruptor Terlanjur Menempel pada Diri Saya, Bahkan Sebelum Persidangan Dimulai

Di pengujung pembacaan nota pembelaan alias pleidoinya, Setya Novanto berkali-kali menyampaikan permohonan maaf.

Setya Novanto: Cap Koruptor Terlanjur Menempel pada Diri Saya, Bahkan Sebelum Persidangan Dimulai
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan Mendagri Gamawan saat menjadi saksi meninggalkan sidang kasus korupsi pengadaan KTP elektronik dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Di pengujung pembacaan nota pembelaan alias pleidoinya, Setya Novanto berkali-kali menyampaikan permohonan maaf.

"Sekali lagi, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, apabila saya dianggap gagal dan tidak bisa menuntaskan amanah saya," ucap Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Setya Novanto juga meminta maaf kepada konstituennya di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang telah memilihnya.

Baca: Setya Novanto Merasa Dijebak Johannes Marliem

"Saya‎ sebagai utusan dari NTT mohon dibukakan maaf yang selebar-lebarnya," kata Setya Novanto.

Permintaan maaf lainya juga disampaikan Setya Novanto atas kekhilafannya kepada negara dan segenap pengurus Partai Golkar dari pusat hingga tingkat desa.

‎"Majelis hakim yang mulia, sungguh menyakitkan pengabdian panjang tanpa kenal lelah harus berakhir di jeruji besi, tanpa tahu kesalahan yang saya perbuat. Cap koruptor terlanjur menempel kepada diri saya, bahkan sebelum persidangan dimulai," paparnya.

Setya Novanto kembali menyampaikan permohonan maaf, apabila dianggap gagal dan tidak bisa menuntaskan amanahnya sebagai Ketua DPR. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved