Home »

News

» Jakarta

Keluarga Tunggu Irfan Sembuh dan Belum Pikirkan Upaya Hukum

Meski sudah sadarkan diri, ia belum diperbolehkan untuk dijenguk siapa pun termasuk istrinya.

Keluarga Tunggu Irfan Sembuh dan Belum Pikirkan Upaya Hukum
Facebook
Ilustrasi. Tiara Ayu, seorang pengendara yang menabrak pengemudi ojol. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Ustadz Arief Syaripudin, yang merupakan juru bicara keluarga Mohammad Nur Irfan mengatakan, mereka belum mengambil keputusan terkait langkah hukum terkait kecelakaan maut antara Irfan dan mobil BMW yang dikendarai oleh Tiara Fauzyah.

Hal itu dilakukan lantaran hingga saat ini, Irfan masih dirawat secara intensif di RS Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat.

Meski sudah sadarkan diri, ia belum diperbolehkan untuk dijenguk siapa pun termasuk istrinya.

"Kami memang belum ambil langkah hukum karena masih menunggu pasiennya. Biar gak salah-salah nantinya perlu mempertimbangkan apa yang Mas Irfan pikirikan nanti," kata Arief di RS Tarakan, Kamis (12/4/2018).

Meski pemberitaan menyebutkan bahwa masalah tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan, pihaknya menilai, perlu mendengarkan keputusan dari Irfan secara langsung lantaran efek dari kecelakaan tersebut menyebabkan Irfan Kehilangan kaki kirinya.

"Untuk sementara, mungkin benar (kekeluargaan). Karena masih menunggu kondisi pasien. Kalau sudah ada dari dokter 'oh ini cacat permanen', baru akan kami siapkan langkah hukum apa yang akan dilalukan. Tetap sebagai umat islam kami mengedepankan musyawarah daei pada ke ranah hukum," tuturnya.

Sebelumnya, kaki kiri Irfan mengalami patah setelah ditabrak mobil BMW yang dikemudikan Tiara di Hayam Wuruk, tepatnya di persimpangan Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018) malam.

Tiara diduga mabuk saat mengendarai mobil mewah tersebut sehingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan korban.

Dalam kasus ini Tiara dikenakan Pasal 310 ayat (3) Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

SPG cantik itu terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help