Digugat Penumpang karena Pramugari Tumpahkan Air Panas, Ini Kata Garuda Indonesia

Seorang penumpang bernama Koosmariam Djatikusumo menggugat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Digugat Penumpang karena Pramugari Tumpahkan Air Panas, Ini Kata Garuda Indonesia
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury 

WARTA KOTA, TANGERANG - Seorang penumpang bernama Koosmariam Djatikusumo menggugat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan terdaftar dengan nomor 215/PDT.G/2018/PN.JKT.PST, yang diajukan pada 29 Desember 2017.

"Kami berhati-hati dalam permasalahan kasus ini," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury, saat diwawancara Warta Kota di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/4/2018).

Baca: Dewi Lestari Blusukan ke Bantargebang Hingga Gunung Lawu Demi Lahirkan Aroma Karsa

Penggugat selaku penumpang maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-264 rute Jakarta-Banyuwangi itu, merasa dirugikan akibat tindakan pramugari Garuda Indonesia yang saat meal and beverage serving, menumpahkan dua gelas air panas hingga mengguyur tubuh penggugat hingga mengalami cacat tetap.

"Ini masih kami pelajari bagaimana perihal hukumnya," ucap Pahala.

Dr David Tobing selaku kuasa hukum penggugat menjelaskan, sejak tersiram air panas, kliennya harus menahan rasa sakit karena pesawat baru mendarat satu jam kemudian.

Dan dari bandara menuju rumah sakit terdekat, memakan waktu satu jam.

Baca: Pergub 18/2018 Terbit, Sandiaga Uno: Begitu Ditulis di Media Massa, Pemprov Cepat Bergerak

Selama di pesawat penggugat tidak mendapatkan obat-obatan dan tindakan medis yang memadai dari Garuda Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help