Alasan Pedagang Pasar Tasik Lahan Eks Beton Direlokasi

Relokasi ratusan pedagang Pasar Tasik yang semula berjualan di Lahan Eks Beton PT Padi Mas itu karena sengketa lahan.

Alasan Pedagang Pasar Tasik Lahan Eks Beton Direlokasi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kasatpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko menegur jajaran anak buahnya di Pasar Tasik, Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jumat (26/1). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Relokasi ratusan pedagang Pasar Tasik yang semula berjualan di Lahan Eks Beton PT Padi Mas atau awam sebut kawasan Bongkaran itu dijelaskan Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede karena sengketa lahan yang terjadi antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan PT Padi Mas selaku penyewa.

Lahan milik PT KAI yang berada di Jalan Jati Bunder, tepatnya seberang Pasar Blok G Tanah Abang dan sisi Banjir Kanal Barat (BKB) Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu masih dalam proses hukum, sehingga kini ditutup oleh pihak Kepolisian.

"Akibatnya dalam seminggu ini pedagang berjualan di luar (Jalan Jati Bunder) karena tidak bisa masuk ada garis polisi. Sengketa ini masih berproses di pengadilan, tapi bukan itu yang kita soroti, tapi kemacetan imbas pedagang yang turun ke jalan," ungkapnya dihubungi pada Kamis (12/4/2018).

Terkait hal tersebut, pihaknya telah menunjuk sebuah lahan yang berada di kawasan Cideng Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

Seluruh pedagang yang diketahui berjumlah lebih dari 600 pedagang itu kini telah direlokasi ke dalam lahan kosong untuk mengurai kemacetan.

"Jadi mulai hari ini (Kamis, 12/4/2018) Pasar Tasik Eks Beton resmi dipindah, jadi Pasar Tasik Cideng. Relokasi ini bukan hanya memberikan ruang kepada pedagang, tetapi juga mengurai kepadatan Pasar Tanah Abang ke depannya," ungkapnya.

Lokasi tersebut dinilainya sangat strategis, sebab lokasi berada tidak jauh dari Stasiun Tanah Abang dan Pusat Niaga Pasar Tanah Abang.

Karena berada di lahan kosong Jalan Cideng Timur, sebelah utara flyover Cideng, pengunjung katanya tidak lagi harus merasakan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Tanah Abang.

Apabila ingin mengakses lokasi, pengunjung dari Pasar Tanah Abang harus melintasi Jalan KH Mas Mansyur yang diteruskan naik Flyover Cideng untuk berputar arah diPasar Tomas, lokasi pasar berada persis di tikungan sebelah SPBU Pertamina Cideng Timur.

"Lokasinya tidak macet, aksesnya gampang," tutupnya menambahkan.

Seperti diketahui sebelumnya, penataan kawasan Tanah Abang kembali dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kali ini, puluhan pedagang yang semula berjualan di Lahan Eks Beton PT Padi Mas atau awam sebut kawasan Bongkaran, Jalan Jati Bunder, tepatnya seberang Pasar Blok G Tanah Abang, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu akan direlokasi ke Kawasan Cideng Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

Keputusan tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno ketika bertemu dengan kordinator pedagang Pasar Tasik di kawasan Bongkaran pada Rabu (11/4/2018) malam.

Para pedagang pakaian yang semula memenuhi lahan Eks Beton milik PT Padimas itu seluruhnya akan direlokasi ke kawasan Cideng Timur.

"Saya percayakan kepada kordinator Pasar Tasik, pak Haji dan pak Kasir yang bertanggung jawab atas relokasi (pedagang) ke Cideng Timur. Jadi semuanya atas pengawasan mereka, sehingga pedagang bisa terakomodir semua," ungkapnya ditemui pada Rabu (11/4/2018) malam. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved