Sosok Sastrawan Danarto Di Mata Tetangganya dan Cerita Katak Terbang

Para tetangga mengenal almarhum sastrawan Danarto sebagai pribadi yang tenang, ramah dan suka memberi.

Sosok Sastrawan Danarto Di Mata Tetangganya dan Cerita Katak Terbang
WARTA KOTA/HAMDI PUTRA
Kontrakan 3 kamar yang ditinggali Danarto di Perumahan Kedaung Hijau, Pamulang, Kabupaten Tangerang, selama 2 tahun. 

Para tetangga mengenal almarhum sastrawan Danarto sebagai pribadi yang tenang, ramah dan suka memberi. Di lingkungan tempat tinggalnya, almarhum tidak banyak bicara namun selalu bertegur sapa jika bertemu dengan tetangganya.

Semasa hidupnya, sastrawan Danarto tinggal di kontrakannya di Perumahan Kedaung Hijau, Pamulang, Kabupaten Tangerang. Ia merupakan penghuni pertama kontrakan tersebut setelah dibangun dua tahun yang lalu.

"Beliau tinggal di kontrakan nomor satu. Di dalamnya ada 3 kamar. Kamar paling depan buat dia kalau lagi melukis. Sedangkan kamar tidurnya yang paling belakang. Dia kan tinggal sendirian doang. Ngontrak Rp 18.000.000 setahun," ujar Mamah Shinta (40), tetangga almarhum sastrawan Danarto kepada Warta Kota, Rabu (11/4/2018).

Danarto
Danarto (Kompas.com)

Baca: Sri Wahyuni Sering Memasak untuk Danarto Semasa di Rumah Kos

Mamah Shinta menjelaskan bahwa lantai satu terdiri dari 4 rumah kontrakan yang masing-masing memiliki 3 kamar. Sedangkan di lantai 2 terdapat 12 kamar kos dengan sewa Rp 1.000.000 per bulan untuk kamar AC dan Rp 800.000 per bulan untuk kamar non-AC.

Mamah Shinta terakhir kali bertemu dengan almarhum sastrawan Danarto yakni pada Minggu (8/4/2018). Wanita tersebut merasakan ada yang berbeda pada pertemuan saat itu. Ia sama sekali tidak menyangka, pertemuan kala itu adalah untuk yang terakhir kalinya.

"Hari Minggu itu saya ketemu waktu dia mau keluar, lagi ngunci pintu. Tapi saya merasa aneh, biasanya dia kan nyapa tapi waktu itu enggak. Mungkin buru-buru kali ya, saya nggak tahu juga. Pokoknya ada yang berbeda dari biasanya saat saya ketemu dia hari Minggu itu," kata Mamah Shinta.

Ria (38), yang juga tetangga almarhum sastrawan Danarto, mengenal almarhum sastrawan Danarto sebagai seorang pelukis yang senang dan sayang dengan anak-anak.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bersama kerabat almarhum Danarto, para seniman dan tetangganya ikut berdoa di depan jenazah saat masih berada di RS Fatmawati. Instagram/@aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bersama kerabat almarhum Danarto, para seniman dan tetangganya ikut berdoa di depan jenazah saat masih berada di RS Fatmawati. Instagram/@aniesbaswedan (ist)

Baca: Danarto Melalui Cerpen Macan Lapar: Saya dan Pak Jokowi Terlempar

"Anak saya yang namanya Alvino sering bercanda sama beliau. Kalau pulang, dibawain makanan, macam-macam. Sering kalau Alvino lagi di dalam, tiba-tiba beliau ketika pintu dan panggil Alvino, terus beliau lari dan masuk lagi ke rumahnya," ungkap Dia.

Halaman
123
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved