Progres Pembangunan Tol Becakayu Meleset

Proyek yang telah memasuki bulan kelima pengerjaan ini, harusnya sudah mencapai 13 persen namun faktanya baru 5,4 persen.

Progres Pembangunan Tol Becakayu Meleset
Warta Kota/Adhy Kelana
Sejumlah pekerja proyek jalan layang tol Becakayu bergelantungan di atas plat baja di kawasan Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur, Selasa (20/3). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Progres pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi II-A di Kota Bekasi meleset dari target.

Proyek yang telah memasuki bulan kelima pengerjaan ini, harusnya sudah mencapai 13 persen namun faktanya baru 5,4 persen.

Direktur Teknik dan Operasi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), Purma Yose Rizal mengatakan, pemicu keterlambatan pembangunan karena pihaknya harus berkoordinasi dahulu dengan Pemerintah Kota Bekasi.

KKDM selaku pemegang konsesi tol ini juga berupaya mencari perubahan tipe konstruksi tol di ruas Jalan KH. Noer Alie (Kalimalang), Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan.

"Ada kendala di pedestrian yang ada di sisi utara Kalimalang Bekasi. Jadi, span konstruksi akan disesuaikan, sehingga ada yang dipanjangkan dan ada juga yang dipendekkan," kata Purma saat dihubungi pada Rabu (11/4).

Karena masih koordinasi itu, maka pihaknya belum bisa melakukan konstruksi di lahan milik pemerintah daerah.

Dia berharap, secepatnya pengerjaan di dekat jalur pejalan kaki itu bisa segera dimulai.

"Target kami pembangunan bisa selesai di bulan Desember ini," ujarnya.

Dia mengatakan, lembaganya juga sedang mengkaji usulan Pemerintah Kota Bekasi soal perubahan trase dari Jalan Ahmad Yani Bekasi (utara) ke Jalan Mayor Hasibuan (timur).

Pemerintah Kota Bekasi menolak trase tol melintasi Jalan Ahmad Yani karena bisa merusak estetika kota, apalagi jalan protokol tersebut merupakan gerbang masuk ke pusat kota.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help