Kasus Sengketa Listrik, Ombudsman DKI Minta PLN Disjaya Penuhi Hak Konsumen

"Karena masalah ini sudah dibawa ke ranah hukum, sementara kami hanya fokus meminta pihak PLN untuk memenuhi hak-hak dasar konsumen,"

Kasus Sengketa Listrik, Ombudsman DKI Minta PLN Disjaya Penuhi Hak Konsumen
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Dominucius Dalu 

WARTA KOTA, SETIA BUDI -- Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Dominucius Dalu memanggil dua pihak yang bersengketa yakni pihak YR, seorang pengusaha rumah kos di Jalan Keluarga, Rawabelong, Kebonjeruk, Jakarta Barat, melapor dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

YR sebelumnya dituduh mencuri listrik PLN hingga sambungan listrik usaha kosnya diputus dan ia diharuskan membayar denda sebesar Rp 968 juta kepada PLN.

Di sisi lain, pihak YR mengaku menjadi korban penipuan seorang oknum polisi berinisial YM yang saat itu diketahui korban masih menjadi rekanan pihak PLN. Bahkan, YR telah melaporkan YM ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

"Jadi hari ini kami panggil pihak-pihak mulai dari pelapor, PLN Cabang Kebonjeruk dan dari Kementerian ESDM. Kami berikan masing-masing untuk berargumen," kata Dominucius Dalu ditemui di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Tetapi, kata dia, masing-masing pihak masih bertahan pada pendirian masing-masing sehingga belum ada titik terang terkait sengketa tersebut.

Pihak PLN masih bersikukuh terjadi pencurian aliran listrik. Sementara pihak YR merasa menjadi korban kejahatan akibat mala-administrasi yang terjadi di PLN.

"Karena masalah ini sudah dibawa ke ranah hukum, sementara kami hanya fokus meminta pihak PLN untuk memenuhi hak-hak dasar konsumen yakni dengan melakukan penyambungan kembali aliran listrik. Karena tadi pihak pelapor mengaku rugi besar akibat aliran listrik diputus," kata Dalu.

"Sebenarnya ada delapan point yang jadi catatan. Tapi kami fokus itu dulu. Kami kirim suranya ke manajer area PLN Disjaya termasuk ke Kementerian ESDM. Paling tidak dua minggu dari sekarang diharapkan sudah ada tanggapan," imbuhnya.

Dalu menambahkan, di luar masalah hukum yang berjalan, pihak PLN Kebunjeruk mengakui bahwa oknum polisi YM memang pernah menjadi rekanan PLN.

Kata Dalu, bila lihat masalahnya pelapor tampaknya tertipu oleh YM karena memang dia dikenal rekanannya PLN.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved