Ada Underpass Matraman, Waktu Tempuh dari Pramuka ke Proklamasi Malah Lebih Lama

Sehari setelah Underpass Matraman dibuka, kemacetan masih terlihat dari timur ke barat (Jalan Pramuka arah Proklamasi), Rabu (11/4/2018).

Ada Underpass Matraman, Waktu Tempuh dari Pramuka ke Proklamasi Malah Lebih Lama
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Sehari setelah Underpass Matraman dibuka, kemacetan masih terlihat dari timur ke barat (Jalan Pramuka arah Proklamasi), Rabu (11/4/2018). 

WARTA KOTA, MATRAMAN - Sehari setelah Underpass Matraman dibuka, kemacetan masih terlihat dari timur ke barat (Jalan Pramuka arah Proklamasi), Rabu (11/4/2018).

Pantauan Wartakotalive.com, walau jalan Proklamasi diberlakukan pelebaran, yakni dari Tambak arah Manggarai dapat dilalui tiga kendaraan roda empat, sedangkan arah sebaliknya dilalui dua kendaraan roda dua, tetap tak mampu mengatasi kemacetan di titik tersebut.

Hingga siang ini, kemacetan terjadi dari Underpass Pramuka hingga Jalan Proklamasi arah Jalan Penataran. Di Simpang Tambak, Megaria, dan Salemba, juga sudah ada petugas Dishub maupun kepolisian yang mengatur arus lalu lintas. Agar para pengendara roda dua tidak memutar balik, pihak Dishub juga memasang barrier sebagai jalur pemisah di Jalan Proklamasi.

Sehari setelah Underpass Matraman dibuka, kemacetan masih terlihat dari timur ke barat (Jalan Pramuka arah Proklamasi), Rabu (11/4/2018).
Sehari setelah Underpass Matraman dibuka, kemacetan masih terlihat dari timur ke barat (Jalan Pramuka arah Proklamasi), Rabu (11/4/2018). (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Kemacetan memang sedikit berkurang dari pada hari pertama uji coba underpass Matraman, di mana kemarin kemacetan mengular hingga Jalan Pemuda Rawamanggun.

Rendra (35), salah satu pengendara mengatakan, diberlakukannya kembali jalur dua arah di Jalan Proklamasi, justru akan mengakibatkan kemacetan. Ia justru setuju jika sistem satu arah dikembalikan lagi.

"Aneh aja sebenarnya, dari empat jalur aja sudah bikin macet, ini dijadikan dua jalur. Kan bisa dilihat dari Pramuka aja empat jalur, dari arah Tambak dua Jalur, tapi di Proklamasi jadi dua jalur, satu arah, ya udah pasti bakal macet ke mana-mana," paparnya.

Baca: Halte Bus Transjakarta di Depan Mabes Polri Bakal Dipasangi Lift

Menurut Rendra, di titik tersebut terjadi kemacetan baru. Pria yang berprofesi sebagai ojek daring ini juga mengungkapkan, jika dari Pramuka ke Proklamasi butuh waktu empat menit, saat ini memakan waktu hingga 8 sampai 10 menit.

"Titiknya di situ aja, Simpang Tambak sama Jalan Proklamasi arah Penataran. Itu saja sih, kalau yang lainya memang sudah tidak macet," katanya.

Selasa (10/4/2018) malam, saat meninjau underpass Matraman, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan kemacetan panjang yang terjadi saat uji coba, karena kurangnya sosialisasi mengenai jalur baru.

Baca: Ada Rumah Susun Warna-warni di Bendungan Hilir

"Tadi sempat menimbulkan kemacetan yang justru bertambah dari arah timur ke barat. Ini murni karena sosialisasi alur baru lalu lintas yang masih belum diketahui, sehingga mengakibatkan beberapa penumpukan kendaraan," ulas Sandiga.

Untuk itu, agar arus lalu lintas tidak kembali padat, akan ditempatkan petugas mulai pukul 05.30 untuk mengatur lalu lintas. Sandi juga mengintruksikan agar personel yang mengatur arus lalu lintas ditambah.

"Saya tadi sempat lewat, terjadi penumpukan, tapi setelah lewat arus lancar, untuk itu perlu disosialisasikan, dan masyarakat dapat melihat medsos yang diposting Dishub. Ini harus dipatuhi dan jangan sampai melanggar, yang ada nanti akan menambah kemacetan," tuturnya.

Kata Sandi, kemacetan condong terjadi dari arah timur ke barat, sedangkan dari barat ke timur justru lebih terkendali. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved