Sesumbar Kebal Hukum, Pengguna Narkoba Ini Justru Ditangkap Polisi

Seorang pengusaha yang juga pengguna narkoba sesumbar dekat polisi sehingga kebal hukum. Ternyata tidak.

Sesumbar Kebal Hukum, Pengguna Narkoba Ini Justru Ditangkap Polisi
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017). 

WARTA KOTA, SEMANGGI-Gunarko Papan, seorang pengusaha kertas sesumbar dekat dengan polisi. Hal tersebut, membuat ia berani mengonsumsi sabu dan tidak akan ditangkap polisi.

Namun, nyatanya, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menangkap Gunarko di kamar sebuah hotel di Sunter, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Sabtu (7/4/2018).

“Tersangka mengatakan bahwa saya tidak akan ditangkap walaupun saya menggunakan narkoba. Karena saya dekat dengan ada teman polisi, saya nggak mungkin ditangkap. Karena saya dekat dengan polisi,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2018).

Namun, Argo menegaskan bahwa hal tersebut tidak terbukti. Bahwa pihaknya tetap melakukan penangkapan kepada pelanggar hukum.

“Tapi kenyataannya apa? Kita lakukan penangkapan. Jadi omongan itu ternyata tidak terbukti kalau dia dekat, dan dia memamg kenal ada beberapa anggota polisi. Kenyataannya dia ditangkap,” jelasnya.

Gunarko mengaku telah mengonsumsi narkoba selama dua tahun.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menangkap Gunarko Papan di kamar sebuah hotel di Sunter, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Sabtu (7/4/2018).

Gunarko yang merupaka seorang pengusaha itu ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ektasi.

“Saat itu Unit V Subdit 1 mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu di sebuah kamar di hotel di Sunter. Selanjutnya dilakukan pengecekan yang dipimpin Kanit V Kompol Rosana Albertina Labobar,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya diketika dikonfirmasi, Senin (9/4/2018).

Kemudian, lanjutnya, anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti narkoba.

“Di dalam tas berwarna biru ditemukan di dalamnya berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0.24 gram dan 1 butir ekstasi berwarna merah berat 0.40 gram,” jelasnya.

Di saku celana sebelah kiri juga ditemukan narkotika jenis sabu dengan berat 4.60 gram, alat hisap sabu, korek dan ponsel.

Dari keterangan Gunarko, bahwa narkotika tersebut didapatkan dengan membeli dari, JJ didaerah Bantar Gebang, Bekasi.

Sementara itu, Kasubdit I Ditresnarkoba PMJ, AKBP Jean Calvijn mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan kasus tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan ke Polda Metro. Kami masih lakukan pengembangan kasus tersebut,” jelasnya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help