Sudah Biasa Dimaki Pelanggar Lalu Lintas, Begini Cara Polantas Mengatasinya

Berdasarkan pengalaman Hermansyah di lapangan, para pelanggar umumnya mengetahui kesalahan mereka.

Sudah Biasa Dimaki Pelanggar Lalu Lintas, Begini Cara Polantas Mengatasinya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Polisi dengan menggunakan senjata laras panjang mengawal Polantas melakukan Operasi Zebra 2017 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (7/11). Operasi Zebra yang digelar mulai 1 November hingga 14 Desember 2017 tersebut untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Anggota Direktotat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, diminta untuk tetap bersabar terhadap apa pun tindakan pelanggar di lapangan.

Hal itu diungkapkan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagara.

"Jadi memang banyak perlakuan, makian ke petugas. Kami sampaikan harus bersabar. Kami juga terapkan saat unjuk rasa. Jangan nanti kami sudah jadi korban, nanti malah berbalik," ujar Halim.

Sementara itu Anggota Direktotat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Hermansyah Sitorus, mengatakan dia sudah biasa menerima makian dari pelanggar lalu lintas di lapangan.

Menurut Hermansyah, para pelanggar biasanya tidak senang jika polisi melakukan penilangan.

Berdasarkan pengalaman Hermansyah di lapangan, para pelanggar umumnya mengetahui kesalahan mereka.

Namun, mereka enggan ditilang karena mengaku tidak memiliki waktu untuk menghadiri sidang tilang di pengadilan negeri atau kejaksaan.

"Sudah banyak, sering. Kalau kami di lapangan, dimaki sudah biasa," ujar Hermansyah kepada Kompas.com, Sabtu (7/4/2018).

Hermansyah mengatakan, dia lebih memilih untuk menghindari para pelanggar yang marah dibanding harus merespons yang akhirnya menimbulkan konflik baru.

Namun, untuk tindakan yang di luar batas kewajaran, Hermansyah akan melakukan penegakan hukum.

Misalnya, seperti yang dilakukan Hermansyah pada Kamis lalu.

Seorang pengendara mobil yang melanggar sistem ganjil genap di Flyover Kuningan, Jakarta Selatan, meludahi wajah Hermansyah, melindas kakinya, dan memaki Hermansyah karena tidak senang ditilang.

"Ya kalau maki-maki kami diam saja, kalau dinasihati nanti tambah menjadi. Kami lebih memilih menghindari konflik. Intinya, kami berikan surat tilang sesuai prosedur, mau marah-marah ya cuek saja," ujar Hermansyah.

(Kontributor Jakarta, David Oliver Purba)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menurut Polantas yang Diludahi, Dimaki Pelanggar Lalu Lintas Sudah Biasa"

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved