Ada Tanda Aneh di Tembok Depan Rumah, Motor Hilang di Meruya

Sebuah coretan di depan rumah menjadi penanda bakal hilangnya sebuah motor di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis(5/4/2018)

Ada Tanda Aneh di Tembok Depan Rumah, Motor Hilang di Meruya
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
coretan di rumah Ustaz Budi yang mirip dengan hasil kajian polisi Wales 

Satu unit motor Honda Beat bernopol B 4358 BKP hilang dari sebuah rumah di Jalan Menara IV RT 005/RW 006, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (5/4/2018) pukul 02.30.

Belakangan diketahui sebelum kejadian ada coretan di tempok depan rumah. Padahal sebelumnya tidak pernah ada coretan tersebut. Hilangnya motor hanya berlangsung beberapa jam setelah coretan ada.

Herry Wisnu menceritakan motor anaknya yang hilang tersebut diparkir di garasi rumah dengan kondisi pagar digembok. Bahkan motor sengaja dikunci stang ke arah kanan untuk menyulitkan apabila hendak dicuri.

“Tapi tetap saja itu motor bisa digondol maling. Kunci pagar dibobol gitu kayak dikasih cairan. Kalau dibongkar paksa kan rusak, ini los,” ucap Herry, Minggu (8/4).

Menurut Herry, sebelum kejadian ada tanda atau gambar aneh di tembok depan rumah. Kejadian itu terekam kamera CCTV milik tetangga dimana ada seorang pria mencorat-coret tembok pada malam.

“Kejadiannya sekitar jam 11 malam, motor hilang sekitar jam 2 pagi. Jadi nggak lama dicoret di tembok, motornya hilang. Pelaku yang coret-coret tembok sama yang ngambil motor udah kerekam kamera CCTV,” katanya.

Hilangnya motor tersebut adalah untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya pada bulan Desember 2016, motor Herry juga pernah hilang dari dalam garasi rumah dan dengan posisi yang sama.

“Bedanya, yang dulu pagar belum dikunci dan hilangnya sekitar jam 4 pagi. Pelakunya yang kemarin juga belum tertangkap, eh udah kejadian lagi. Saya maunya pelaku bisa segera ditangkap Polisi,” ungkapnya.

Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi mengungkapkan saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait pelaku pencurian motor tersebut. Hanya saja proses tersebut membutuhkan waktu tidak sedikit.

“Jadi bukan tidak ditindaklanjuti. Tapi butuh proses penyelidikan. Saya sudah klarifikasi ke korban, kasus itu kami tangani dengan serius agar pelaku bisa segera ditangkap,” ucapnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help