Dinas KPKP DKI Jakarta Targetkan 113 Pasar Rakyat Aman Pangan

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menargetkan 113 pasar rakyat di Jakarta dinyatakan aman pangan pada akhir tahun 2018.

Dinas KPKP DKI Jakarta Targetkan 113 Pasar Rakyat Aman Pangan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi Petugas BPOM menguji makanan yang mengandung formalin. 

WARTA KOTA, KOJA---Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menargetkan 113 pasar rakyat di Jakarta dinyatakan aman pangan pada akhir tahun 2018.

Hingga saat ini baru 69 pasar rakyat saja yang sudah dinyatakan aman dari bahan berbahaya.

Baca: DKI Klaim Ada 69 Pasar Rakyat Dinyatakan Aman dari Bahan Berbahaya

Darjamuni, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, mengatakan, pemantauan dilakukan di 154 lokasi berbeda, 113 di antaranya pasar rakyat dan sisanya merupakan tempat sentra produksi seperti Muara Angke, Kramatjati, dan lain-lain.

“Dari 113 pasar rakyat yang ada, 69 di antaranya sudah dinyatakan aman pada akhir tahun 2017. Target kami sisanya sudah harus selesai semua pada akhir tahun 2018,” kata Darjamuni, Jumat (6/4/2018).

Darjamuni mengatakan, selama ini rutin melakukan pengawasan dengan mengirim tim pemeriksaan ke sejumlah lokasi setiap harinya.

Baca: Gawat, 26,8 Persen Panganan PKL Positif Mengandung Formalin dan Boraks

Petugas tersebut melakukan uji labotarium terhadap sampel pangan yang diambil dari setiap pasar.

“Kami punya enam mobil laboratorium yang disebar ke sejumlah lokasi pasar. Jadi petugas di lapangan melakukan pemeriksaan terhadap sampel yang diambil untuk memastikan pangan tersebut berbahaya atau tidak,” katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, berharap agar pihak terkait segera melakukan pencanangan terhadap pasar rakyat yang belum dinyatakan aman.

Baca: Pedagang Mengeluh Pasar Rakyat Sepi

Sehingga masyarakat yang berbelanja di pasar rakyat tidak lagi khawatir.

“Saya berharap 69 pasar rakyat yang sudah masuk kategori aman, akan segera tertular ke pasar-pasar lainnya sehingga masyarakat tidak was-was. Sehat dimulai dari makanan yang baik dan bersih,” katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved