Penipuan

Komplotan Penipuan Penggandaan Uang di Tangerang Keruk Setengah Miliar Rupiah

Para pelaku melakukan penipuan terhadap korbannya yakni Joko Dwi Sasongko (47) senilai Rp. 500 juta.

Komplotan Penipuan Penggandaan Uang di Tangerang Keruk Setengah Miliar Rupiah
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakapolrestro Tangerang, AKBP Harley Silalahi, saat merilis komplotan penipu penggandaan uang beserta pelaku dan barang buktinya, Rabu (4/4). 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Jajaran Polrestro Tangerang berhasil mengamankan komplotan penipuan penggandaan uang.

Sindikat ini bahkan mampu mengeruk untung hingga setengah miliar rupiah dari aksi tipu - tipunya itu.

Polisi meringkus empat tersangka dalam kasus ini. Mereka di antaranya AG (53), IS (31), FF (38) dan R (53).

Para pelaku melakukan penipuan terhadap korbannya yakni Joko Dwi Sasongko (47) senilai Rp. 500 juta. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakapolrestro Tangerang, AKBP Harley Silalahi.

Ia menjelaskan penipuan yang didalangi oleh AG pria dengan dua cucu ini baru pertama kali dilakukan. Setelah terinspirasi dari aksi dilakukan Kanjeng Dimas yang dapat menggandakan uang.

"Modus para pelaku melakukan penipuan ini dengan iming - iming mampu menggandakan uang," ujar Harley saat ditemui di Mapolrestro Tangerang, Rabu (4/4/2018).

Harley menyebut penipuan dengan modus penggandaan tersebut bermula saat korban bertemu salah satu tersangka yang pernah sukses yaitu IS. Dia mengaku dapat sukses serta mendapatkan banyak uang oleh tersangka AG.

Tertarik rayuan tersangka, korban bertemu dengan AG di salah satu restoran Tangerang. Untuk meyakinkan korban, AG dan temannya mempraktekkan proses penggandaan uang dengan memutari kendaraan roda empat milik korban.

"Tersangka mengitari sebanyak empat kali, kemudian saat mengitari mobil para pelaku menyelipkan uang kedalam mobil melalui kaca mobil sebanyak Rp. 400.000 yang dibuat, seolah - olah uang tersebut muncul saat diputari. Atas hal itu korban yakin serta percaya kepada para tersangka," ucapnya.

Selanjutnya, korban dibawa para tersangka ke salah satu hotel di Cipanas, Bogor untuk menggandakan uang. Di hotel tersebut, korban diberikan teh yang telah dicampurkan obat tidur oleh tersangka dan para tersangka mengambil uang milik korban sebesar Rp 500 juta di dalam mobil milik korban.

"Tanggal 1 Maret 2018 kemarin tersangka sudah ditangkap di dua tempat dengan barang bukti Rp 135 juta, dua unit mobil dan beberapa alat yang digunakan untuk membuat korban tertidur. Menurut pemeriksaan tersangka baru kali pertama melakukan aksinya dan terinspirasi kejadian serupa di tv," kata Harley.

Dari pengakuan para pelaku, diketahui uang itu digunakan untuk membayar hutang yang melilit keempat orang ini. Masing - masing tersangka sudah memiliki keluarga.

"Para pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved