Disweeping Satpol PP Jakarta Timur, Penjual Sembunyikan Miras di Tempat Sampah

Petugas yang menyisir kawasan BKT juga menemukan adanya penjualan miras, menggunakan botol air mineral.

Disweeping Satpol PP Jakarta Timur, Penjual Sembunyikan Miras di Tempat Sampah
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sweeping di sekitar area Kanal Banjir Timur 

WARTA KOTA, DUREN SAWIT - Setelah tujuh warga Duren Sawit tewas akibat minuman keras (miras) oplosan jenis ginseng (GG), Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sweeping di sekitar area Kanal Banjir Timur, Selasa (3/4/2018) malam.

Hasilnya, petugas mengamankan puluhan botol miras berbagai merek beserta beberapa miras oplosan, yang dijual mengunakan kendaraaan bermotor.

Kasatpol PP Pemkot Jakarta Timur Hartono mengatakan, sweeping dilakukan untuk mengantisipasi peredaran miras tersebut, setelah banyak memakan korban jiwa.

Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sweeping di sekitar area Kanal Banjir Timur
Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sweeping di sekitar area Kanal Banjir Timur (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Aparat juga menemukan penjual miras yang menyembunyikan barang dagangannya di sebuah tempat sampah, untuk mengelabui petugas.

"Beberapa miras langsung kami amankan, di antaranya juga sempat didapati miras jenis gingseng di sembunyikan di dalam tempat sampah," kata Hartono, Rabu (4/4/2018).

Petugas juga menemukan miras yang disembunyikan di dalam sebuah bagasi sepeda motor milik penjual jamu yang sudah terbungkus plastik, dengan jumlah 40 plastik.

Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sweeping di sekitar area Kanal Banjir Timur, Selasa (3/4/2018) malam.
Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sweeping di sekitar area Kanal Banjir Timur, Selasa (3/4/2018) malam. (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Petugas yang menyisir kawasan BKT juga menemukan adanya penjualan miras, menggunakan botol air mineral.

"Total yang kami amankan kemarin sebanyak 52 miras berbagai merek, dan 42 miras oplosan, baik yang ditempatkan di dalam botol air mineral maupun bungkusan plastik," jelas Hartono.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar jangan sampai memakan korban lagi, jadi berharap jauhi miras, terutama pada kalangan remaja," tuturnya. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help