Alasan Tanggul Pemecah Ombak Mesti Dibangun Sepanjang Hutan Mangrove

Tanggung laut pemecah ombak di sepanjang hutan mangrove Muara Angke, Jakarta Utara. Inilah alasannya

Alasan Tanggul Pemecah Ombak Mesti Dibangun Sepanjang Hutan Mangrove
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
10.000 bibit mangrove yang ditanam di bekas lahan sampah. 

Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA) meminta agar pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membangun tanggung laut pemecah ombak di sepanjang hutan mangrove Muara Angke, Jakarta Utara.

Menurut Risnandar Ketua Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA) pembangunan tanggung dapat melindungi mangrove dari ombak, sebab mangrove yang baru ditanam belum kuat menahan terjangan ombak.

Baca: 10.000 Bibit Mangrove Ditanam di Bekas Tumpukan Sampah Muara Angke

"Mangrove yang baru ditanam kan masih belum bisa nahan ombak, butuh proses pengembangan satu hingga dua tahun baru tanaman mangrove itu kuat, bahkan bisa menahan air laut saat terjadi rob,"papar saat ditemui dilokasi saat penanaman bibit Mangrove di kawasan Ecomarine Muara Angke, Rabu (4/4/18).

Atas hal itu Wakil Walikota Jakarta Utara, Junaedi mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI.

"Soal tanggul pemecah ombak untuk melindungi pohon mangrove yang baru ditanam, kita akan koordinasikan dengan Dinas SDA,"paparnya.(Muhammad Azzam)

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved