Sudah Punya Niat Berhenti Minum Minuman Keras, Justru Aris Berhenti untuk Selamanya

Yamaris (56) adalah korban dari di antara lima korban warga Duren Sawit yang tewas akibat minuman keras jenis gingeng atau biasa disebut GG.

Sudah Punya Niat Berhenti Minum Minuman Keras, Justru Aris Berhenti untuk Selamanya
Warta Kota/Joko Supriyanto
Suasana duka menyelimuti pemakaman salah satu korban miras oplosan di TPU Tanah Wakaf Jalan Swadaya I, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (3/4/2018). 

Rosadi alias Gedat yang pertama sekali yang mengajak minum (ginseng) dan dua orang korban yang lain menyetujui permintaan langsung membeli miras.

Pada Senin malam, Aprizal mual dan dibawa ke rumah sakit, namun pagi harinya setelah dilakukan perawatan nyawa Aprizal tidak tertolong.

Disusul dua temanya yang juga dilakukan perawatan di Puskesmas Duren Sawit.

Saat ini terdata sebanyak tujuh orang yang tewas akibat miras tersebut, yaitu Ahmad Rifai (24) yang sebelumnya kritis dan menjalani perawatan di RS Islam Pondok Kopi.

Selain itu enam lainnya adalah Hanarik Darini Alifi (18), Dede Kurniadi (21), Raditya Pradipta (28), Rosadi (39), dan Yulhendra (31), dan Yamaris (54) meninggal di Puskesmas Duren Sawit.

Baca: 3 Orang Tewas usai Pesta Miras di TPU Solear Tangerang

"Korban dirawat di RS Pondok Kopi, RS Duren Sawit, dan Puskesmas Duren Sawit. Mereka minum miras jenis gingseng," katanya.

Polisi belum dapat menjelaskan mengenai jenis miras gingseng yang beredar tersebut.

Sapta mengatakna, polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap penjual minuman oplosan serta penyelidikan tempat kejadian perkara korban meminum minuman keras," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved