Dampak Proyek Infrastruktur, Warga Sudah Terbiasa dengan Kemacetan di Kelapa Gading

Kemacetan di sana dampak dari dua proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan, yakni pembangunan kereta‎ rel ringan dan jalan tol.

Dampak Proyek Infrastruktur, Warga Sudah Terbiasa dengan Kemacetan di Kelapa Gading
Warta Kota/Muhamad Azzam
Proyek pembangunan infrastruktur di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. 

WARTA KOTA, KELAPA GADING---Kemacetan kini tak bisa dipisahkan dari Kelapa Gading.

Kemacetan di sana dampak dari dua proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan, yakni pembangunan kereta‎ rel ringan (Kelapa Gading-Rawamangun) dan proyek enam ruas tol dalam kota Pulogebang-Kelapa Gading-Sunter.

Baca: Jakarta Tollroad Development Memproyeksikan Pembangunan 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Selesai 2023

Menurut Sanjaya, warga RW 07 Kelapa Gading Barat, kemacetan yang terjadi saat ini sudah menjadi rutin sehari-harinya.

Kemacetan terjadi akibat adanya penyempitan jalan imbas dari beberapa proyek pembangunan.

Baca: Proyek LRT Paksa Rute Kendaraan di Pancoran Berubah

“Pastinya, kemacetan tidak bisa dihindarkan. Kami sebagai warga terima dan mendukung program pemerintah. Lagipula itu juga untuk kebaikan ke depannya. Semoga segera rampung pengerjaannya,” kata Sanjaya saat berbincang dengan Warta Kota, Selasa (3/4/2018).

Senada diutarakan David Chandara yang juga mendukung program pemerintah terkait pembangunan LRT dan ruas tol dalam kota.

“Kemacetan merupakan imbas dari pembangunan. Kami harus dukung program pemerintah. Pemerintah punya target pengerjaan. Paling satu-dua tahun. Proyek ini agar ke depannya lebih baik. Bukan hanya di Kelapa Gading saja pembangunan mengakibatkan kemacetan. Nikmati saja,” kata David.

Baca: Jakarta Propertindo Optimistis Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome Selesai Sesuai Target

David berusaha menikmatinya.

“Bersabar, tidak apa apa. Kami nikmati, lama-lama juga terbiasa. Ini untuk mendukung fasilitas transportasi warga dan keadaan ini bisa membuat harga properti naik,” katanya. (Muhamad Azzam)

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help