Pembangunan Rusunawa Molor, DPRD DKI Salahkan Dinas Perumahan

Pembangunan Rusunawa di sejumlah lokasi di Jakarta terlambat rampung.Sanksi tegas pun mesti diterapkan bagi setiap kontraktor.

Pembangunan Rusunawa Molor, DPRD DKI Salahkan Dinas Perumahan
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Balai Latihan Kerja (BLK) Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sempat terkendala penghapusan aset dan lelang, pembangunan dua unit tower gedung berlantai 12 itu molor dari target penyelesaian, yakni Kamis (29/3/2018). 

WARTA KOTA, PASAR REBO -- Pembangunan Rusunawa di sejumlah lokasi di Jakarta terlambat rampung.

Termasuk Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Balai Latihan Kerja (BLK) Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang juga belum rampung. 

Semestinya Rusunawa BLK Pasar Rebo sudah rampung sejak Kamis pekan ini. 

Beberapa Rusunawa yang terlambat rampung lainnya adalah Rusunawa Nagrak dan penggilingan.

Tapi berdasarkan informasi pembangunan seluruh Rusunawa tahun anggaran 2017 sebanyak 44 lokasi terlambat rampung seluruhnya. 

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Padapotan Sinaga, mengatakn keterlambatan rampung itu merupakan bentuk ketidakdisiplinan.

Kontraktor pelaksana pun bakal dikenakan sanksi atas kejadian tersebut.

"Ya pasti kena sanksi dong bos, itu (terlambat) kan tidak sesuai kontrak kerja. Seharusnya selesai sekian, malah terlambat, tidak disiplin namanya," ungkapnya dihubungi pada Minggu (1/4/2018).

Walau sanksi telah tertulis jelas dalam kontrak kerja, pengawasan seharusnya dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta.

Sehingga pembangunan Rusunawa tepat waktu, terlebih Rusunawa ditujukan untuk hunian warga menengah ke bawah.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved