Pemadam di KBN Lamban Dinilai Berikan Informasi

Pemadam kebakaran di KBN Marunda dinilai lamban memberikan informasi mengenai kebakaran di kawasan tersebut tadi siang.

Pemadam di KBN Lamban Dinilai Berikan Informasi
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Pabrik wig (rambut palsu) milik PT Boas Wisung di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, terbakar, Sabtu (31/3/2018). 

WARTA KOTA, CILINCING-Kebakaran di pabrik wig (rambut palsu), di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, saat ini masih berlangsung sejak sekitar 11.29 WIB, Sabtu (31/3/2018).

Satriadi Gunawan, sebagai Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara mengatakan, pihak pemadam kebakaran di KBN itu, dinilai kurang cepat memberikan informasi.

"Sebab kami saat ke lokasi apinya itu memang sudah besar sekali. Awalnya asap tebal, selain itu dilanjutkan pemadaman oleh pihak dari unit pemadam di KBN, tetapi engga padam-padam. Kemudian, baru lah pihak damkar disana itu ya memanggil kami. Seharusnya, informasikan ke kami saat asap itu sudah muncul. Karena, saat kami ke sana saja, api sangat besar," paparnya saat menghubungi Warta Kota.

Dikatakan Satriadi, pihaknya kini kerahkan unit damkar sebanyak 22 unit dan kini ditambah 20 petugas BKO.

Dikatakan Satriadi kembali, saat ini api masih berkobar di pabrik tersebut.

"Api sulit dipadamkan, dan belum tentu api ini keseluruhan dapat padam, sampai pagi besok. Sebab, luas area pabrik terbakar ini, mencapai 9.450 meter persegi. Bahan-bahan yang ada di dalam pabrik ini semua bahan mudah terbakar ya. Seandainya, pihak pemadam di KBN cepat informasikan ke kami, mungkin sudah padam. Kan markas kami itu dekat dari lokasi pabrik," terangnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help