Kadis Perumahan Bilang Tak Tahu Lalu Diam Soal Jejeran Rumah Roboh di Senen

Kepala Dinas Perumahan tak berkomentar panjang lebar dan menyebut tak tahu soal musibah deretan rumah roboh di Senen, Jakarta Pusat.

Kadis Perumahan Bilang Tak Tahu Lalu Diam Soal Jejeran Rumah Roboh di Senen
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Kondisi rumah roboh di permukiman padat penduduk, Jalan Inspeksi Kali Ciliwung, RT 03/02 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat pada Sabtu (31/3/2018). Terkait hal tersebut, sejumlah warga mengungsi di Jalan Inspeksi Anak Kali Ciliwung saat ini. 

WARTA KOTA, SENEN -- Musibah rumah roboh di permukiman padat penduduk pinggir Jalan Inspeksi Anak Kali Ciliwung, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat pada Sabtu (31/3/2018) malam kini tengah dalam penanganan sejumlah pihak.

Evakuasi bangunan sekaligus pendirian tenda pengungsi telah berjalan, tetapi Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta belum hadir di lokasi kejadian.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta, Agustino Darmawan, bahkan mengaku belum mengetahui kejadian yang merobohkan empat rumah serta melukai tiga warga itu.

Dirinya hanya menyebutkan belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

"Rumah runtuh saya belum dapat infonya pak," ungkapnya singkat melalui pesan singkat pada Minggu (1/4/2018).

Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Agustino Darmawan
Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Agustino Darmawan (WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA)

Baca: Konyolnya Penyebab Sederet Rumah Roboh di Senen

Baca: Tepat Hari Paskah, Tol Bogor Outer Ring Road Masuk Daftar Tol Terindah

Baca: Atikah Menjerit dari Dalam Reruntuhan Rumahnya di Senen

Namun, ketika disinggung mengenai fungsi pengawasan terkait musibah tersebut, dirinya tidak menjawab.

Begitu pula terkait bantuan yang akan diberikan Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta kepada warga yang menjadi korban.

Seperti diketahui sebelumnya, bencana rumah roboh terjadi di permukiman padat penduduk pinggir Jalan Inspeksi Kali Ciliwung, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat pada Sabtu (31/3/2018) malam.

Empat buah rumah warga dilaporkan roboh dan lima buah lainnya terlokalisir, sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 63 jiwa kini kehilangan tempat tinggal.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang warga terluka, antara lain Erna (49) dan Atikah (45) warga Jalan Kembang V RT 03/02 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat serta seorang anak telah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kedua ibu rumah tangga itu dirawat karena luka pada bagian kepala, sedangkan seorang anak sudah diperbolehkan pulang karena tidak mengalami luka serius.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help