Sanitizer Asal Jepang Sasar Negara Muslim, Indonesia yang Pertama

Produk ini tidak mengandung alkohol dan halal yang dibuktikan dengan mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sanitizer Asal Jepang Sasar Negara Muslim, Indonesia yang Pertama
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
HALAL -- Sales Manager Perwakilan Vires Seven Imelda Sutardja dan General Manager Vires Seven Shigetoshi Okada. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia dijadikan barometer produk pembersih tangan dan bau (sanitizer) asal Jepang.

Produk ini tidak mengandung alkohol dan halal yang dibuktikan dengan mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Indonesia yang pertama diluar Jepang. Agak susah dapat sertifikat halal ini. Tapi kalau sudah dapat sertifikat ini jadi lebih mudah untuk masuk ke negara muslim lain. Malaysia dan negara-negara Timur Tengah selanjutnya," ujar Shigetoshi Okada selaku General Manager Vires Seven, kepada wartawan di sela-sela Pameran Indonesia International Modern Cleaning & Textile Care Exhibition 2018 (Expo Clean & Laundry 2018) yang dilaksanakan di JIEXPO Kemayoran belum lama ini.

Ia mengatakan, penyakit yang menjangkit dalam tubuh manusia, salah satunya timbul dari masalah virus dan kuman.

Manusia dengan segala aktivitasnya yang padat, terkadang tidak memerhatikan pentingnya menjaga kebersihan dan sterilisasi.

Salah contohnya lupa membersihkan tangan sehabis melakukan aktivitas. Namun seringkali untuk membersihkan ada kendala tidak tersedianya air dan sabun serta efektifitas.

Keberadaan sanitizer jadi solusi. Selain itu tidak mengandung alkohol. Seperti diketahui alkohol menjadi bahan yang tidak bisa digunakan untuk kaum muslim.

Vires Seven, walaupun tidak mengandung alkohol namun tetap efektif membunuh bakteri dan virus, Vires Seven merupakan asam lemah hipoklorit yang aman terhadap kulit dan badan, meleyapkan masalah kuman untuk menjaga lingkungan bersih dan memberikan performa anti virus yang kuat.

Selain membersihkan tangan, produk inipun diantaranya bisa digunakan untuk menghilangkan bau di mulut, helm, bau kaki, bau rokok, bahkan ruangan ketika berada di toilet tapi tetap aman untuk digunakan orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan bayi.

Okada mengakui di Jepang market share Vires Seven sekitar 30 persen atau untuk ukuran 500 ml terjual sekitar 100.000 perbulan.

Di Indonesia dengan penduduk yang lebih banyak ia menargetkan bisa terjual 1 juta botol.

Rencananya ukuran 500 ml dijual seharga Rp 150 rb, sedangkan ukuran 100 ml seharga Rp 69 ribu.

“Secara strategi marketing bisnis kami mempunyai rencana berekspansi lebih luas lagi diberbagai kota besar di Indonesia. Kami telah memulai memasarkan produk Vires Seven dengan membagikan sampling produk sejak bulan Oktober lalu keberbagai instansi terkait di wilayah Jabodetabek, khususnya dimulai dari komunitas perusahaan Jepang yang ada disini," ujar Sales Manager Perwakilan Vires Seven di Indonesia Imelda Sutardja di kesempatan yang sama.

Berbagai produk Vires Seven yang akan masuk di Indonesia antara lain Vires Seven botol spray 500ml, botol mini (100ml), Vires Seven pompa da nisi ulang (500ml),Vires Seven Ultrasonic Nebulizer. Vires Seven cairan khusus Ultra Sonic Nebulizer (1 kotak untuk 1 bulan), Vires Seven wadah kubus. (Lis)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help