VIDEO: Empat SMA/SMK Bertanding Futsal Perebutkan Piala Menpora, Tidak Ada dari Jakarta

Keempat sekolah yang masuk Grand Final itu ialah SMA Brigjen Katamso Medan, SMAN 1 Cirebon, SMK Mekanik Cibinong dan SMAN 12 Makasar

WARTA KOTA, JAKARTA - Pertandingan futsal antara SMA/SMK se Indonesia yang memperebutkan piala Menpora, memasuki tahan Grand Final. Ada empat sekolah yang berhasil lolos untuk memperebutkan Piala Kemenpora.

Keempat sekolah yang masuk Grand Final itu ialah SMA Brigjen Katamso Medan, SMAN 1 Cirebon, SMK Mekanik Cibinong dan SMAN 12 Makasar

Acara Grand Final digelar di Time Futsal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (28/3/18) dengan dibuka oleh Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga, Washinton yang mewakili Kemenpora RI dan ditandai oleh tendangan pertama dari Brand Ambasador LP3I Andi Arsyil.

Director Operasional LP3I, Verus Hardian menjelaskan After Nine Futsal LP3I League 2018 ini telah berlangsung selama 1 bulan, dengan dikuti 52 Kampus atau Cabang LP3I se Indonesia, melibatkan siswa SMA, SMK atau MA binaan kampus LP3I.

"Jumlah peserta yang mengikuti turnamen ini adalah 665 Tim, setiap tim 6 orang, jadi sekitar 3.990 siswa SMA, SMK dan MA yang ikut berperan dalam memeriahkan HUT LP3I ke 29 Tahun, mereka yang menang hari ini akan mendapatkan hadiah sebuah tropi, uang tunai, dan beasiswa, "ucapnya.

Vernus mengatakan perhelatan futsal ini sudah kedua kalinya dilakukan, LP3I pernah melakukan kompetisi futsal serupa pada tahun 2010.

Ia merasa senang karena saat kompetisi hari ini mendapat banyak dukungan dari pihak skeolah dan pemerintah terutama Kemenpora RI.

"Peserta yang ikut meningkatkan 50 persen jauh lebih banyak saat 2010 lalu, itu terbantu karena dapat surat rekomendasi resmi dukungan dari Kemenpora,"tuturnya.

Rangakaian kegiatan futsal ini diharapkan mendukung pemerintah dalam mencetak pemuda-pemuda berprestasi tidak hanya di bidang akademik tetapi juga bidang olahraga.

"hasil dari ini malah ada salah satu dari tim sudah menjadi tim nasional futsal, luar biasanya kegiatan ini benar benar menghasilkan atlet yang berprestasi, kita akan lihat euforia nya dan efeknya seperti apa, dengan harapan ini akan menjadi agenda rutin kami,"paparnya.

Sementara itu Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Kemenpora, Washinton mengatakan Kemenpora selalu sigap memberikan dukungan dan apresiasi kepada pihak manapun dalam melakukan kegiatan kompetisi olahraga, apalagi kompetisi ini melibatkan seluruh sekolah se-Indonesia.

"kita Kemenpora selalu memfasilitasi ke lembaga yang menyelenggarakan even olahraga, kita berikan dukungan moral maupun yang lainnya, kita sangat apresiasi dengan terselenggara kegiatan ini, apalagi kompetisi ini tingkat sekolah yang engga mudah untuk bisa terselenggara,"ucapnya.

Ia menjelaskan Kemenpora tidak berfikir dan berpatokan hanya pada prestasi saja, tetapi dukungan ke masyarakat harus tetap diberikan dalam melakukan kegiatan olahraga ini. Tentunya fungsi olahraga selain menyehatkan, kegiatan itu juga bisa menjadi ajang interaksi satu sama lain, dengan harapan akan muncul bibit baru berprestasi dalam dunia olahraga.

"Semakin banyak orang tertarik dalam berolahraga pasti akan dengan sendirinya menghasilkan prestasi maka kami wajib terus mengapresiasi dan mendukung semua kegiatan itu,"paparnya.

M Azzam

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved