PT MRT Rangkul Sejumlah Pemilik Properti Terkait Interkoneksi TOD

sejumlah gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan akan terkoneksi dengan stasiun MRT melalui bawah tanah.

PT MRT Rangkul Sejumlah Pemilik Properti Terkait Interkoneksi TOD
Warta Kota/Alex Suban
Pekerja melakukan pengerjaan di Lantai Dasar Stasiun Dukuh Atas jalur Mass Rapid Transit (MRT) Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta terus melakukan pembicaraan kepada pemilik properti yang gedungnya terletak di dekat stasiun MRT yang akan dibangun.

Hal tersebut guna mengaplikasikan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Direktur Operasional MRT Agung Wicaksono mengatakan sejumlah gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan akan terkoneksi dengan stasiun MRT melalui bawah tanah.

"Kami sudah membahas dengan beberapa pemilik gedung terkait bagaimana nanti interkoneksi antar gedung ke stasiun mrt. Seperti di Stasiun Benhil yang nanti akan nyambung langsung dengan Gedung Intiland," ujar Agung di Stasiun Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (28/3).

Selain itu, ada pula Gedung UOB di Jalan Tanjung Karang yang akan terkoneksi dengan Stasiun Dukuh Atas.

"Nanti dari stasiun akan nyambung ke bawah menuju basement Gedung UOB. Jadi gak perlu lagi jalan lewat atas kalau mau naik MRT," ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Konstruksi PT MRT Silvia Halim menuturkan sejumlah gedung yang telah interkoneksi dengan stasiun MRT nantinya akan menghubungkan antara basement gedung tersebut dengan lantai concourse atau lantai dasar.

"Konsepnya nanti akan seperti itu, jadi nanti beberapa gedung akan terhubung di underground menuju lantai concourse," kata Silvia. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved