Transportasi

Pertimbangkan Hasil Survei, PT MRT Turunkan Kecepatan Kereta

Berdasarkan hasil kajian survei, kecepatan kereta MRT yang pada awalnya mencapai 80 km/jam akan diturunkan menjadi 40 km/jam.

Pertimbangkan Hasil Survei, PT MRT Turunkan Kecepatan Kereta
Warta Kota/Rangga Baskoro
Suasana pekerjaan proyek pembangunan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Stasiun Dukuh Atas yang terletak di Jalan Tanjung Karang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (28/3). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim menuturkan, berdasarkan hasil kajian survei yang dilakukan pihaknya kepada sejumlah masyarakat, kecepatan kereta MRT yang pada awalnya mencapai 80 km/jam akan diturunkan menjadi 40 km/jam.

"Kami kan juga harus mempertimbangkan faktor kenyamanan dan keamanan penumpang. Jadi rata-rata kecepatan kereta nantinya akan berada pada range 40 km/jam," ungkap Silvia saat media visit di Stasiun Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018).

Hal itu juga berlaku bagi MRT fase 2 yang melewati jalur rel atas. Kecepatan kereta yang tadinya maksimal mencapai 110 km/jam. Akan diubah menjadi 40 km/jam.

Sementara itu, jarak keberangkatan antar kereta (headway) di jam sibuk berada pada kisaran 5 menit.

Sedangkan di waktu senggang mencapai 10 menit sekali dengan total penumpang yang bisa diangkut mencapai 1.900 orang. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved