Pemprov DKI Disarankan Atasi Limbah Pakai Gelembung Sakti Buatan LIPI

Ilmuwan LIPI menawarkan dua konsep teknologi yang diyakini mampu mengatasi pencemaran air di Jakarta.

Pemprov DKI Disarankan Atasi Limbah Pakai Gelembung Sakti Buatan LIPI
Warta Kota/Alex Suban
Busa menutupi permukaan air Kanal Banjir Timur di Pintu Air WEIR 3, Marunda, Jakarta Utara, Sabtu (24/3/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ilmuwan LIPI menawarkan dua konsep teknologi yang diyakini mampu mengatasi pencemaran air di Jakarta.

Salah satunya adalah teknologi Nanobubble. 

Sebelumnya sempat ramai diberitakan kali di Jakarta Utara tercemar limbah berupa busa. Bahkan disebut busa sampai menutupi seluruh bagian kali. 

Busa menutupi permukaan air Kanal Banjir Timur di Pintu Air WEIR 3, Marunda, Jakarta Utara, Sabtu (24/3/2018).
Busa menutupi permukaan air Kanal Banjir Timur di Pintu Air WEIR 3, Marunda, Jakarta Utara, Sabtu (24/3/2018). (Warta Kota/Alex Suban)

Baca: Tumpukan Limbah, Busa di Rumah Pompa Marunda Bikin Atlet Dayung Mengeluhkan Sesak Napas

Baca: Busa di Kali BKT Marunda dari Limbah Deterjen

Baca: Limbah Busa di Rumah Pompa Marunda Bikin Kepala Pusing

Kepala Balai Pengembangan Instrumentasi (BPI) LIPI,  Anto Tri Sugiarto, menjelaskan bahwa kondisi pencemaran di Jakarta sudah berbahaya dan harus segera diatasi, Kamis (22/3/2018). 

LIPI merancang 2 konsep teknologi. Pertama adalah integrated floating wetland yang fokus terhadap pemulihan danau dan sungai, sedangkan yang kedua adalah Nanobubble atau teknologi gelembung berukuran nanometer.

Teknologi Nanobubble adalah teknologi yang memanfaatkan gelembung nanometer untuk mengurai senyawa polutan berbahaya di dalam air limbah menjadi lebih aman dan tidak mencemari air sungai.

Dikarenakan ukurannya yang nanometer, gelembung ini mampu berada dalam air lebih lama dibandingkan gelembung ukuran mikro atau makro meter.

Baca: Aturan Ini Jelas Bantah Sikap Anies Mendiskreditkan Ombudsman Jakarta Raya

"Teknologi gelembung dalam ukuran nanometer ini kita kombinasikan dengan penemuan LIPI lainnya, yaitu Ozone Generator. Gas ozon yang dihasilkan kami injeksikan ke dalam air dalam bentuk Nanobubble. Ozon Nanobubble inilah yang mengurai senyawa polutan di air limbah," kata Anton, kepada Kompas.com, Kamis (22/3/2018).

Anto pun meyakini bahwa kedua konsep penanggulangan pencemaran air, integrated floating wetland dan Nanobubble, ini akan berhasil apabila didukung pemerintah dan masyarakat.

"100 persen kami yakin, asalkan pemerintah sebagai regulator dan masyarakat mendukung penuh," katanya.(Michael Hangga Wismabrata)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gelembung "Ajaib" LIPI Bersihkan Sungai Jakarta dari Polusi".

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved