Pemilik Baru AC Milan Diduga Mencuci Uang

Sejak awal transaksi itu sudah menimbulkan tanda tanya, karena sebagian dana pembelian Milan didapat Li dengan meminjam kepada perusahaan rentenir.

Pemilik Baru AC Milan Diduga Mencuci Uang
scroll.in
Li Yonghong 

WARTA KOTA.COM - Pemilik AC Milan, Li Yonghong, tengah diselidiki jaksa Kota Milan atas dugaan pencucian uang.

Li diduga menggunakan uang yang tidak jelas asal usulnya untuk membeli I Rossoneri dari Silvio Berlusconi.

Milan dijual Berlusconi pada tahun tahun lalu dengan harga 740 juta euro (Rp 12,602 triliun).

Sejak awal transaksi itu sudah menimbulkan tanda tanya, karena sebagian dana pembelian Milan didapat Li dengan meminjam kepada perusahaan rentenir Elliott Management, sebanyak 350 juta euro (Rp 5,961 triliun).

Utang itu harus dibayar Li pada Oktober mendatang. Sebagian uang pinjaman itu digunakan Li untuk membiayai transfer pemain-pemain secara besar-besaran pada musim panas lalu.

Baca: Portugal Harus Belajar dari Belanda

Meski banyak masalah, para petinggi Milan, termasuk Li, menyatakan kondisi keuangan Il Diavolo baik-baik saja.

Mereka menunjuk bukti gaji semua karyawan Milan yang selalu dibayar tepat waktu.

Menurut La Gazzetta dello Sport, jaksa penuntut umum Kota Milan, Fabio De Pasquale, tengah menyiapkan Model 44 atau berkas penyelidikan kejahatan pencucian uang.

Transaksi yang tengah diselidiki De Pasquale adalah asal uang deposito sebesar 100 juta euro (Rp 1,703 triliun), yang digunakan Li untuk membuktikan keuangan perusahaannya sangat stabil.

Uang sebanyak 100 juta euro itu tengah diselidiki karena sudah berkeliling dunia, melewati Hongkong, British Virgin Islands, dan Swiss sebelum sampai di rekening Li.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Rabu (28/3/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help