Anies Baswedan: Semua yang Bekerja di Alexis Tahu Ada Pelanggaran

Alexis mengumumkan menutup tempat usahanya melalui spanduk yang dipasang pada Rabu (28/3/2018).

Anies Baswedan: Semua yang Bekerja di Alexis Tahu Ada Pelanggaran
Warta Kota/Henry Lopulalan
Bangunan hotel dan griya pijat Alexis di Jakarta, Senin (30/10/2017). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Alexis mengumumkan menutup tempat usahanya melalui spanduk yang dipasang pada Rabu (28/3/2018).

Penutupan tersebut tentu saja berimbas terhadap nasib karyawan yang kehilangan pekerjaan. Menyikapi kondisi itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempunyai pandangan sendiri. Anies justru mempertanyakan sikap karyawan yang menutup mata dengan membiarkan terjadinya pelanggaran di Alexis.

“Saya ingin garisbawahi, ini pelanggaran yang dilakukan dan diketahui semua yang bekerja di situ. Saya ulangi, semua yang bekerja di situ tahu ada pelanggaran. Jadi jangan memberi kesan tidak tahu, lalu jadi korban,” ucap Anies di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (28/3/2018).

Baca: Anies Baswedan: Yang Penting Alexis Tutup Dulu

Menurut Anies, seharusnya karyawan yang bekerja di Alexis mengetahui bahwa sewaktu-waktu bisa kehilangan pekerjaan. Sebab, dengan pelanggaran yang ada di tempat tersebut, maka sudah bisa dipastikan izin operasi juga akan dicabut.

“Jadi lain kali kalau mau memikirkan nasib, maka ingat kalau Anda bekerja di sebuah tempat dan di situ ada pelanggaran, maka ini soal waktu akan ditindak,” tegasnya. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved