Begini Cara Burung Padamkan Listrik Tegangan Tinggi di Depok

Sejumlah pelanggan PLN baik warga maupun pelaku usaha di Jalan Kartini, Depok, sempat mengalami pemadaman listrik. Penyebabnya ternyata burung.

Begini Cara Burung Padamkan Listrik Tegangan Tinggi di Depok
istimewa
Burung Manyar, salah satu burung yang banyak ditemui di Kota Bogor sebelumnya, kini perlahan berkurang populasinya. 

WARTA KOTA, DEPOK --  Sejumlah pelanggan Perusahaaan Listrik Negara (PLN) baik warga maupun pelaku usaha di Jalan Kartini, Depok, hingga ke wilayah Citayam, sempat mengalami pemadaman listrik selama sekitar satu jam, Senin (26/3/2018) sore sekitar pukul 17.00.

Sontak hal ini membuat warga dan para pelaku usaha di sana bertanya-tanya karena tidak ada pemberitahuan soal pemadaman listrik sebelumnya.

Juru Bicara atau Humas PLN Area Kota Depok, Setyo Budiono, menuturkan petugasnya langsung melakukan pengecekan jaringan dan unit trafo setelah menerima adanya aliran listrik padam di wilayah Jalan Kartini dan Citayam.

"Setelah kami telusuri, penyebab listrik padam, adalah karena adanya burung yang menempel di kabel jaringan listrik kami," kata Budiono.

Petugasnya kata Budiono dengan cepat berupaya mengatasi masalah itu, dan dalam waktu tidak berapa lama gangguan listrik berhasil diatasi.

Ia menjelaskan gangguan atau padamnya listrik karena binatang seperti burung, bunglon dan tupai memang cukup sering terjadi di beberapa wilayah di Depok. Terutama kata dia di wilayah yang jarinhan kabel listrik dekat dengan ranting pohon.

"Sehingga binatang bisa melompat ke kabel jaringan kami dan bisa menimbulkan gangguan," katanya.

Ia mengatakan gangguan teknis dari hewan seperti burung, bunglon atau tupai, memang bisa saja terjadi dan mengakibatkan aliran listik ke pelanggan padam.

Menurutnya jika hewan seperti bunglon atau tupai melintas di kabel jaringan PLN dan hanya bertumpu atau memegang, atau berjalan di satu kabel atau fasa saja, masalah tidak akan terjadi.

Gangguan, katanya akan terjadi jika hewan memegang atau bertumpu di 2 kabel atau 2 fasa atau malah ketiga fasa secara bersamaan.

Juga jika satu bagian hewan memegang atau bertumpu di kabel, sementara bagian lain menyentuh besi tiang atau traves atau pohon.

Dengan begitu maka otomatis akan terjadi padam atau bahasa teknik listriknya adalah trip.

"Seperti itulah yang terjadi di Kartini tadi" katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help