Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk Berkebun

Memanfaatkan lahan kosong yang awalnya tandus, Lurah Cempaka Putih Barat, Fetharia mengubah lahan kosong menjadi lahan urban farming

Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk Berkebun
Warta Kota/Rangga Baskoro
Sejumlah petugas PPSU saat mengerjakan lahan kosong sebagai lahan pertanian untuk berkebun. 

WARTA KOTA, CEMPAKA PUTIH -- Semakin menyempitnya ketersediaan lahan di Jakarta Pusat menyebabkan kegiatan berkebun sulit dilakukan.

Meski begitu, warga Cempaka Putih Barat tak kehabisan akal.

Memanfaatkan lahan kosong yang awalnya tandus, Lurah Cempaka Putih Barat, Fetharia mengubah lahan kosong menjadi lahan urban farming sehingga bisa dimanfaatkan warga untuk melakukan kegiatan berkebun.

Sejumlah petugas PPSU saat mengerjakan lahan kosong sebagai lahan pertanian untuk berkebun.
Sejumlah petugas PPSU saat mengerjakan lahan kosong sebagai lahan pertanian untuk berkebun. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

"Kami memanfaatkan lahan kosong dengan luas kurang lebih 600 meter persegi. Berbagai macam sayuran kami tanam seperti tomat, kangkung, bayam, tomat, jagung, sawi," ucap Fetharia, Jumat (23/3).

Fetharia menyatakan pada awalnya lahan tersebut sangat tandus. Lapisan tanahnya terdapat banyak bebatuan dan puing-puing sehingga hampir tak memungkinkan untuk ditanam.

Namun, pihaknya kemudian berinisiatif untuk membersihkannya. Kemudian, mencari sedimen tanah dari hasil pengerukan saluran.

"Kita akali tanahnya dengan lumpur hasil pengerukan saluran," ujarnya.

Penanaman tanaman tersebut dilakukan petugas PPSU yang dibagi menjadi 6 tim dengan satu tim terdiri 10 anggota.

Mereka juga yang bertanggungjawab atas kesuburan tanaman hidroponik tersebut.

Sejumlah petugas PPSU saat mengerjakan lahan kosong sebagai lahan pertanian untuk berkebun.
Sejumlah petugas PPSU saat mengerjakan lahan kosong sebagai lahan pertanian untuk berkebun. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

"Kita berharap PPSU juga bisa menerapkan hal ini di wilayah mereka. Karena penghijauan itu sangat penting," tutupnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help