Pencurian

Remaja Putus Sekolah Ditangkap karena Mencuri di Bekasi

Seorang remaja putus sekolah ditangkap polisi karena menjadi anggota pencuri sepeda motor di Kota Bekasi, Kamis (22/3) malam.

Remaja Putus Sekolah Ditangkap karena Mencuri di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Kepolisian Sektor Medansatria Komisaris I Made Suweta dan Kepala Unit Reskrim Polsek Medansatria Inspektur Satu Bahrudin saat menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan komplotan pencuri sepeda motor di kantornya, Jumat (23/3). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Seorang remaja putus sekolah ditangkap polisi karena menjadi anggota pencuri sepeda motor di Kota Bekasi, Kamis (22/3) malam.

Tersangka, M (16) ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya, Kampung Kedung Jaya RT 03/01, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Remaja yang kini bekerja sebagai tukang parkir ini terakhir kali melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di Perumahan Harapan Indah, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi pada Rabu, 20 Desember 2017 lalu. Dia mencuri motor Honda Beat milik Firman, warga setempat.

Kepala Kepolisian Sektor Medansatria Komisaris I Made Suweta dan Kepala Unit Reskrim Polsek Medansatria Inspektur Satu Bahrudin saat menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan komplotan pencuri sepeda motor di kantornya, Jumat (23/3).
Kepala Kepolisian Sektor Medansatria Komisaris I Made Suweta dan Kepala Unit Reskrim Polsek Medansatria Inspektur Satu Bahrudin saat menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan komplotan pencuri sepeda motor di kantornya, Jumat (23/3). (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

“Sepeda motor korban dijual ke penadah berinisial B seharga Rp 900.000. Saat ini pelaku B masih buron,” kata Kepala Kepolisian Sektor Medansatria Komisaris I Made Suweta di kantornya, Jumat (23/3).

Made mengatakan, saat beraksi M selalu ditemani tiga rekannya berinisial AR (24), DK (23) dan A (23).

Pelaku AR dan DK sudah ditangkap lebih dulu atas kasus yang sama di wilayah Bekasi Utara, Kota Bekasi. Sedangkan tersangka A masih diburu polisi.

Menurut dia, setiap beraksi para pelaku saling berbagi peran. Tersangka M dan A bertugas mengawasi situasi, sedangkan AR dan DK sebagai eksekutor.

Modus operasinya mereka berkeliling menggunakan sepeda motor ke permukiman warga.

Bila mendapati motor diparkir tanpa pengawasan pemiliknya, diam-diam AR dan DK membobol rumah kunci motor korban menggunakan letter T.

Hanya dalam waktu satu menit, tersangka berhasil membawa kabur motor korban.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help