Warga DKI Jakarta Butuh Sistem Layanan Kesehatan seperti Ojek Berbasis Aplikasi

Kalau boleh dokter-dokter bisa datang ke gang-gang. Bagaimana menyambungkan dokter itu sampai ke warga ya.

Warga DKI Jakarta Butuh Sistem Layanan Kesehatan seperti Ojek Berbasis Aplikasi
Kompas.com/Wikimediacommons
Ilustrasi dokter 

WARTAKOTA, LEBAK BULUS--Aplikasi sistem layanan kesehatan terintegrasi bagi warga Jakarta akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

Aplikasi itu bernama Aplikasi Jakarta Sehat (AJS) yang didukung Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca: BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Membentuk Tim Bersama

Tim AJS, Jakarta Smart City (JSC), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi sedang menggodok AJS itu.

Warga DKI Jakarta yang ditemui antusias mendengar kabar akan adanya AJS.

Melani (23), warga Lebak Bulus, mengatakan, Jakarta sudah saatnya menerapkan sistem layanan kesehatan seperti ojek online (berbasis aplikasi).

"Kami membutuhkan layanan kesehatan yang segera melayani warga. Kalau boleh dokter-dokter bisa datang ke gang-gang. Bagaimana menyambungkan dokter itu sampai ke warga ya?" kata Melani, Rabu (21/3/2018).

Baca: Warga Jakarta Dapat Memanfaatkan Aplikasi Kesehatan Medi-Call

"Kalau bisa layanan kesehatan itu seperti memesan Go-Jek. Go-Jek bisa dipanggil hampir 24 jam dan siaga setiap hari. Tinggal ketuk HP (handphone/ponsel)! Apalagi waktu darurat butuh cepat. Biaya kontaknya (aplikasi) juga harus murah," katanya.

AJS yang sedang digodok hampir selesai, sudah 80 persen pengerjaannya.

Tahap I AJS ini sedang dilengkapi data dokter. Tahap I AJS akan mengoptimalkan layanan 5.000 dokter.

Baca: 500 Dokter di Kanada Protes Karena Gajinya Terlalu Tinggi

Sementara itu, Tim AJS yang dihubungi wartawan pada kesempatan lain, mengatakan, kolaborasi Tim AJS-JSC-Dinkes sedang menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) untuk 5.000 dokter itu.

"Walaupun prinsipnya AJS ini hampir sama dengan Go-Jek. Namun tidak begitu saja mirip Go-Jek karena AJS menyangkut keahlian dokter. Karena itu perlu disusun SOP untuk dokter tersebut. Insya Allah saat pembukaan PRJ (Pekan Raya Jakarta) 2018 AJS diharapkan sudah bisa hadir di tengah masyarakat Jakarta," kata Tim AJS, Budi Setyanto.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved