Polisi Minta Bank Indonesia Lakukan Perubahan Penting Agar Skimming Tak Terjadi  

Polisi meminta Bank Indonesia melakukan sejumlah perubahan agar tindak pidana skimming tak maki merajalela.

Polisi Minta Bank Indonesia Lakukan Perubahan Penting Agar Skimming Tak Terjadi  
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pencurian data elektronik dengan tersangka Warga Negara Asing (WNA) dihadirkan saat press rilis di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). 

WARTA KOTA, SEMANGGI --  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) akan melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI), perbankan, imigrasi, dan asosiasi perusahaan pembiayaan.

Hal itu untuk mengantisipasi maraknya aksi skimming belakangan ini.

“Kasus skiming yang kami tangani telah melakukan kordinasi dengan BI dan pihak perbankan dimana kami akan mengadakan pertemuan dalam rangka penanggulangan tindak pidana skiming ini baik pencegahan maupun penegakkan hukumnya. Termasuk imigrasi dan pihak asosiasi perusahaan pembiayaan juga atau asosiasi kartu kredit,” kata Kombes Pol Nico Afinta, Dirreskrimum PMJ, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018).

Dimana kartu-kartu yang digunakan oleh masyarakat sebagian menggunakan kartu dengan chip dan kartu yang menggunakan flagmetik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta (WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF)

Kartu-kartu tersebut harus diubah menjadi kartu chip seluruhnya.

“Hal ini ini perlu regulasi yang dikeluarkan BI dan BI akan mendorong untuk pergantian kartu tersebut,” kata Nico.

Lalu, nantinya masyarakat diharapkan juga bisa melakukan pergantian chip secara berkala di wilayah-wilayah yang terdapat atm ataupun langsung kepada counter bank yang ada.

Sementara, untuk langkah selanjutnya, juga akan berkoordinasi dengan imigrasi untuk memasukkan beberapa nama-nama yang diduga terkait dengan kelompok tersebut.

“Karena seperti kita tahu bersama ada tiga kelompok yaitu kelompok pembuat pembuat penyedia alat baik hardware maupun software, kemasan, dan ketiga pengambil,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Subdit 3 Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) kembali menangkap pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Berita lain terkait ini dapat dilihat di deretan link ini : 

Baca: Tiga Warga Ukraina Skimming ATM, Berhasil Gasak Ratusan Juta

Baca: BERITA FOTO: Tersangka Skimming Ditangkap Resmob

Baca: Satpam Tangkap WNA Pelaku Skimming Diteriaki Maling

Baca: Cegah Aksi Skimming, Polisi Tangerang Selatan Sisir ATM di Kawasan BSD

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved