Gandeng Kejari, BPJS Ketenagakerjaan Jakut Incar Sejumlah Perusahaan Bandel

Gandeng Kejari Jakarta Utara, pihak dari BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan pelajaran kepada sejumlah perusahaan yang melanggar.

Gandeng Kejari, BPJS Ketenagakerjaan Jakut Incar Sejumlah Perusahaan Bandel
Kompas.com
Ilustrasi kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, KELAPA GADING - Gandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara, pihak dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan memberikan pelajaran kepada sejumlah perusahaan yang melanggar atau tidak patuh, terhadap ketentuan Undang-undang (UU) BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading, Pepen S Almas mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Utara saat ini kembali menggandeng Kejari Jakarta Utara.

Tujuannya, kata Pepen S Almas, untuk 'menghajar' perusahaan-perusahaan bandel, agar tetap patuh terhadap ketentuan UU BPJS Ketenagakerjaan.

"Maka, di sini kami bekerjasama dengan Kejari, dikemas di kegiatan bertemakan 'Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Perjanjian Kesepakatan Bersama antara Kejari Jakarta Utara dan BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Utara', dan digelar di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara," ungkap Pepen S Almas, Selasa (20/3).

Pada kegiatan ini dihadiri Kepala Kejari Jakarta Utara, Robert M Tacoy, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta jajarannya, Asisten Deputi Bidang Pemasaran DKI Jakarta, Puspitaningsih, Kakacab Jakarta Cilincing, Yudi Amrinal, Kakacab Jakarta Pluit, Sulhan Ibrahim, dan Kakacab Jakarta Mangga Dua, Indra Iswanto.

Pepen S Almas memandang, kerja sama dengan jajaran kejaksaan sebagai pengacara negara ini sangatlah strategis.

"Jikalau yang mengerjakan kami saja, tentu hasilnya tidak akan signifikan sekali," ungkap Pepen S Almas, yang juga koordiator di BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Utara.

Pepen S Almas mengatakan, di setahun yang lalu Kejari Jakarta Utara panggil perusahaan-perusahaan penunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Maka sekitar 90 persen uang negara terselamatkan.

Halaman
123
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved