Uji Nyali di Jembatan Bambu

Kawasan Kulon Progo di Yogyakarta memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik bagi para wisatawan.

Uji Nyali di Jembatan Bambu
Jembatan Gantung Api Abadi di Mangrove Jembatan Api-api salah satu yang paling disukai pengunjung di Kulon Progo, DI Yogyakarta. Selain menguji nyali, mereka menjadikan spot foto menarik. (Foto: Kompas.com/Dani J) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kawasan Kulon Progo di Yogyakarta memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik bagi para wisatawan.

Pantai Pasir Kadilangu, Wanatirta Pasir Mendit, Maju Lestari, Panta Glagah dan Pantai Congot adalah beberapa diantaranya.

Satu lagi destinasi wisata baru di kawasan ini adalah Mangrove Jembatan Api-api (MJAA). Jembatan bambu ini membentang pada sebuah muara anak Sungai Bogowonto yang berlokasi di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Nama Mangrove Jembatan Api-api diambil dari nama mangrove jenis api-api (Avicennia) yang tumbuh subur di sana.

Lokasi wisata ini berada di poros Kulon Progo-Purworejo.

Setelah berkendara 1,5 jam dari pusat Kota Yogyakarta, maka akan ketemu jembatan Sungai Bogowonto, sungai yang memisahkan kedua kota. Ikutilah petunjuk dengan tulisan `Mangrove’ yang ada di sekitarnya, maka akan sampai di pintu wisata. Di sana ada dua pilihan, yakni: mangrove Pasir Mendit (MJAA) atau Kadilangu. Keduanya, sama-sama indah.

Buatan warga

MJAA merupakan obyek wisata bikinan warga dukuh Pasir Mendit-Pasir Kadilangu. Mereka mengkombinasikan hutan mini yang ditumbuhi mangrove, anak Sungai Bogowonto yang membelah hutan, tambak-tambak udang jenis vaname, serta pantai selatan yang menghadap laut lepas Samudera Hindia.

Seluruh potensi itu terhubung dengan jembatan bambu.

Jembatan pun dibuat berliku, dibentuk pola hati (love), menerobos rimbun bakau, membentuk labirin mini, maupun empat jembatan besar untuk menyeberangi sungai yang lebarnya sekitar 80 meter itu. Jembatan dilengkapi menara pantau di beberapa titik, jembatan gantung, gazebo-gazebo untuk pasangan muda-mudi yang ingin mojok, hingga aula terbuka bentuk joglo di antara bakau untuk istirahat rombongan keluarga.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved