Sebanyak 195 Juta Perempuan di Seluruh Dunia Menderita Penyakit Ginjal Kronik

Di Indonesia, berdasarkan data Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia tahun 2016, prevalensi penderita PGK sebesar 12,5 persen.

Sebanyak 195 Juta Perempuan di Seluruh Dunia Menderita Penyakit Ginjal Kronik
Kompas.com/Shutterstock
Ilustrasi organ ginjal. 

WARTA KOTA, MENTENG---Ginjal memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh yakni menjaga komposisi darah dengan mencegah menumpuknya limbah dan mengendalikan keseimbangan cairan dalam tubuh, serta menjaga level elektrolit seperti sodium, potasium dan fosfat tetap stabil.

Selain itu, ginjal juga berperan dalam memproduksi hormon dan enzim yang membantu dalam mengendalikan tekanan darah, membuat sel darah merah dan menjaga tulang tetap kuat.

Oleh karena itu, jangan sampai terkena ginjal'>gagal ginjal atau penyakit ginjal kronik (PGK) karena akan menurunkan fungsi ginjal dan merusak struktur ginjal yang tak jarang berujung kematian.

PGK merupakan salah satu penyakit tidak menular mematikan di dunia.

Baca: Warna Urine Kemerahan? Waspada Terjadi Gagal Ginjal

Data internasional menunjukkan sekitar 195 juta perempuan di seluruh dunia menderita penyakit ginjal kronik, dengan 600.000 kematian setiap tahunnya.

Di Indonesia, berdasarkan data Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB Pernefri) tahun 2016, prevalensi penderita PGK sebesar 12,5 persen.

Baca: Gawat Suntik Putih Berisiko Gagal Ginjal

"Pada tahun 1990-an PGK menempati nomor 24 dari 30 penyebab kematian tertinggi di dunia, lalu sekarang naik lagi jadi 17. Mengapa? Karena PGK itu menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan merusak struktur ginjal dengan progresif," kata dr Aida Lydia PhD SpPD KGH, Ketua Umum Pernefri, baru-baru ini.

Aida menjelaskan, pada dasarnya, penyebab PGK itu ada banyak tetapi paling besar yaitu diabetes, obesitas, dan hipertensi.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help